Perekat Rakyat Sulteng.

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Pemerintah Sulteng Andalkan Bulog Penuhi Stok Gula

0 46

SULTENG RAYA – Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng menyatakan mengandalkan Perusahaan Umum (Perum) Bulog Sulteng untuk memenuhi stok gula daerah dan upaya stabilisasi harga komoditi tersebut.

Saat ini, di beberapa daerah di Sulteng, komoditi gula telah mengalami lonjakan harga signifikan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), yaki Rp12.000 per kilogram (kg). Harga kini bervariasi di beberapa daerah di Sulteng mulai dari Rp18.000 per kg hingga Rp20.000 per kg.

Stok gula secara nasional memang sedang menipis akibat keterlambatan izin impor gegara covid-19, berimbas ke daerah yang tidak mempunyai cadangan gula.

“Saya kira kalau barang kebutuhan pokok, terutama olahan secara umum masih stabil, harga juga masih terjangkau. Kecuali gula, memang secara nasional itu stok memang kurang sehingga harga melambung, di Sulteng ada yang sudah sampai Rp20 ribu per kg,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulteng kepada Sulteng Raya, Kamis (26/3/2020).

Terkait distribusi, Zainuddin mengatakan, Bulog sudah memiliki stok sebanyak 4.000 ton dari impor. Namun, masih menunggu pembagian ke setiap daerah di Indonesia. Gula impor bulog saat ini tengah diolah menjadi gula kristal. Sebab, saat impor masih dalam bentuk setengah jadi.

“Ini langkah kementrian, kewenangan itu pusat sepenuhnya. Sudah dikeluarkan rekomendasi impor, tahap pertama, Bulog sudah masuk 4.000 ton di nasional, tapi sementara diproses untuk menjadi gula kristal putih, karena impornya setengah jadi,” tuturnya. RHT

Balas

Email tidak akan dipublikasikan