Perekat Rakyat Sulteng.

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Pelaku Penganiayaan di SPBU Emea Ditangkap

0 46

 

SULTENG RAYA – Jajaran Polres Morowali berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) inisial AS yang merupakan pelaku penganiayaan di SPBU Desa Emea Kecamatan Witaponda pada Desember 2018 lalu, Senin (10/2/2020).

Kasat Reskrim Polres Morowali, AKP Donatuskono menjelaskan, kronologis kejadian pada Selasa (11/12/2018) sekira pukul 21.00 wita pelaku AS meneriaki pelapor yang pada saat itu sedang memegang nosel di SPBU Emea atas perintah DJ, sehingga terjadi cekcok antara AS dan pelapor, AS kemudian pergi meninggalkan SPBU Emea, namun datang kembali bersama dengan temanya sambil membawa sebilah parang.

Selanjutnya kata Kasat, pelaku kemudian mengayunkan parang tersebut kepada pelapor. Namun, pelapor mencoba menangkis parang dengan menggunakan tangan kirinya, sehingga mengalami luka akibat terkena sabetan parang dan hingga saat ini, pelapor mengalami cacat pada jari kelingking kiri yang tidak dapat lagi berfungsi dengan baik.“Untuk barang bukti sudah disita, yakni sebatang bambu berukuran kecil dengan panjang 88 centimeter, sedangkan parang yang digunakan terlapor masih dalam pencarian. Tindakan selanjutnya yaitu, kita melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi dan saksi-saksi lainnya, melakukan penahanan terhadap tersangka, melengkapi mindik berkas perkara dan mengirimkan SPDP ke Kejari Morowali,” jelas Kasat Reskrim didampingi Kabag Ops AKP Nasruddin saat merilis pelaku, Selasa (11/2/2020).Kasat menegaskan, untuk ancaman hukuman tersangka dikenakan pasal 351 KUHP dengan acaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, usai kejadian penganiayaan dengan senjata tajam, pelaku AS langsung melarikan diri ke kota Palu sehingga menjadi DPO Polres Morowali. Ia kemudian tertangkap pada Senin (10/2/2020) sekira pukul 14.00 wita di wilayah Kecamatan Witaponda tanpa ada perlawanan.

“Pelaku ini sudah lebih dari satu tahun menjadi DPO sejak tahun 2018, dan baru bisa ditangkap tahun 2020 ini, tanpa perlawanan dari yang bersangkutan,” tegas AKP Dontuskono. BMG

Balas

Email tidak akan dipublikasikan