Perekat Rakyat Sulteng.

Drive Unlimited Way

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Parmout Terapkan Buka Tutup Jalan di Perbatasan

0 56

SULTENG RAYA – Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parmout) memberlakukan aturan buka tutup jalan di wilayah perbatasan.

Pemberlakuan buka tutup jalan sesuai Instruksi Bupati Parmout Nomor: 338/1316/BAG.HUMAS  tanggal 24 Maret 2020 Perihal: Instruksi Pembatasan Pergerakan Arus Barang dan Penumpang. Intruksi yang ditujukan kepada seluruh camat di wilayah Kabupaten Parmout tersebut sebagai tindaklanjut  dari arahan Presiden RI. Tanggal 15 Maret 2020, dan surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah Nomor : 443/141/Dis.Kes tanggal 16 Maret 2020 Tentang Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid 19.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Parmout, Syamsu Nadjamuddin menjelaskan, dalam instruksi itu Bupati Parmout Samsurizal Tombolotutu memerintahkan para camat untuk mengambil langkah-langkah kebijakan yakni melarang masuk dan keluar bagi Warga Negara Asing (WNA), Tenaga Kerja Asing (TKA),  dan pekerja migran baik melalui jalur transportasi darat dan laut dengan menempatkan petugas pengawas di perbatasan pintu masuk dan keluar Kabupaten Parmout. Khusus jalur transportasi darat akan dipasang portal dan menempatkan petugas pengawas di perbatasan pintu masuk dan keluar di perbatasan Kabupaten Parmout dengan pengaturan pembatasan buka tutup jalan bagi kendaraan angkutan penumpang, angkutan barang dan kendaraan pribadi yang masuk maupun keluar dari Kabupaten Parmout.

“Waktu buka tutup jalan berlaku mulai tanggal 25 Maret 2020 sampai dengan tanggal yang belum ditentukan. Jadwal tutup jalan mulai pukul 22.00 wita sampai dengan pukul  06.00 wita dan dibuka kembali pukul 06.00 wita sampai dengan pukul 22.00 wita. Penjagaan buka tutup jalan di perbatasan tersebut dipimpin oleh Camat setempat berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI dan pihak terkait lainnya di wilayahnya,” ujar Kabag Humas Setda Parmout, Syamsu Nadjamuddin melalui ponsel, Rabu (25/3/2020).

Selain itu lanjut Syamsu,  setiap pintu masuk wilayah Kabupaten Parmout akan dilakukan pemeriksaan kesehatan pada setiap warga masyarakat yang masuk dan keluar melewati pintu perbatasan mulai pukul 06.00 wita sampai dengan pukul 22.00 wita. Adapun pintu masuk dan keluar yang akan dilakukan pemeriksaan adalah pintu perbatasan di Kecamatan Sausu yang berbatasan dengan Kabupaten Poso,  pintu perbatasan di Kecamatan Parigi Utara yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Donggala (jalur Kebun Kopi), pintu perbatasan di Kecamatan Kasimbar yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Donggala, pintu perbatasan di Kecamatan Mepanga yang berbatasan dengan Kabupaten Tolitoli dan pintu perbatasan di Kecamatan Moutong yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo.

“Kebijakan ini diambil semata-mata sebagai salah satu upaya mengurangi pergerakan penyebaran virus corona sehingga diharapkan akan meminimalisir jatuhnya korban akibat terpapar oleh wabah pandemic virus corona tersebut,”pungkas Syamsu Nadjamuddin. AJI 

Balas

Email tidak akan dipublikasikan