Perekat Rakyat Sulteng.

Hasto Wardoyo: BKKBN Siap ke Kaltim

RENCANA PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA

0 62

SULTENG RAYA – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, BKKBN siap pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim) jika Ibu Kota Negara dipindahkan ke Kaltim.

“Saya ditanya wartawan, apakah BKKBN siap pindah ke Kaltim? Saya bilang siap. Kaltim kan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia juga,” kata Hasto di hadapan peserta kegiatan Pengembangan Kehumasan dan Sosialisasi Hukum, Organisasi dan Humas BKKBN se-Indonesia di Hotel Horison, Bekasi, Selasa (27/8/2019).

Ia mengatakan, hal tersebut untuk menanggapi kesiapan BKKBN terkait rencana pemindahan Ibu Kota RI ke Kutai Kertanegara dan Penajam Paser, Kaltim.

Senada, Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN, Nofrijal, mengatakan, BKKBN akan menjadi lembaga pertama siap ke Kaltim. Hal itu sebagai bukti BKKBN dimana saja siap dan tidak ada ketakutan untuk mewujudkan program kependudukan.

“5 tahun lagi, BKKBN (pusat) akan berkantor di Kutai Kertanegara, jangan sampai takut, terutama yang di pusat harus siap kita berkantor di sana (Kaltim,” tegas Nofrijal.

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah resmi mengumumkan ibu kota negara akan dipindahkan dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Pemerintah menetapkan lokasi ibu kota terletak di dua kabupaten yang tersambung di Kalimantan Timur, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara.

Selain itu, Presiden Joko Widodo ingin memindahkan ibu kota negara di Kaltim dengan lima alasan. Pertama, risiko bencana minimal, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, maupun tanah longsor.

Kedua, lokasi Kaltim strategis karena berada di tengah wilayah Indonesia. Ketiga, lokasi itu dekat dengan perkotaan yang berkembang, yakni Kota Balikpapan dan Kota Samarind. Keempat, telah memiliki infrastruktu relatif lengkat. Kelima, di lokasi itu terdapat lahan Pemerintah seluas 180.000 hektare. Rencananya, pembangunan dimulai pada 2020 hingga 2024. HGA

- A d v e r t i s e m e n t -

Balas

Email tidak akan dipublikasikan