Perekat Rakyat Sulteng.

Drive Unlimited Way

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Gubernur Laporkan Kebijakan Cegah Covid-19 di Sulteng

Gelar Ratas Bersama Presiden

0 52

SULTENG RAYA – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengikuti rapat terbatas bersama Presiden, Wakil Presiden dan jajaran menteri melalui  video conference di ruang Kerja Gubernur Sulteng,, Selasa (24/3/2020). 

Rapat terbatas itu guna menerima pengarahan Presiden Joko Widodo dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Dalam Ratas tersebut, Gubernur Longki Djanggola, menyampaikan laporan tentang langkah-langkah kebijakan yang diambil pencegahan Covid -19 di Sulteng.  Salah satunya menyediakan kamar cadangan bagi pasien virus corona.

“Guna membantu penanganan pasien virus corona, kami menyiapkan gedung cadangan,” jelas Gubernur Longki.

Sejumlah kamar disiapkan berada di Gedung Badan Diklat Sumber Daya Manusia di Jalan S Parman, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan di Jalan Dokter Soetomo, Badan Pelatihan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulteng di Jalan Mohammad Yamin dan Wisma Haji di Jalan WR Supratman.

Gubernur menyebut  total kapasitas tampungan dari beberapa kamar cadangan tersebut sekitar 600 tempat tidur. Setiap kamar cadangan bakal diisi relawan medis dan nonmedis yang dilatih Dinas Kesehatan Sulteng.

“Kamar cadangan disiapkan guna membantu penanganan pasien oleh rumah sakit penanganan virus corona,” jelasnya.

 

Laporan lainnya, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443 /141/Dis.Kes. tentang Pencegahan dan antisifasi penyebaran Covid-19 di Sulteng.

“Selain itu, kami juga mengeluarkan Intruksi kepada bupati dan walikota se-Sulteng agar mengambil langkah strategis dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayahnya masing masing,” sebutnya.

Sementara itu, dalam arahan Presiden Joko Widodo, menyampaikan penyebaran virus corona sudah terdapat di 189 Negara. Sehingga pemerintah saat ini harus melakukan langkah langkah strategis untuk menangani penyebaran Covid -19.

“Selain itu kebijakan Pemerintah diutamakan unituk perlindungan dan keselamatan masyarakat dan mengatasi dampak yang akan terjadi kepada masyarakat luas, khususnya dampak ekonomi pelaku usaha kecil dan menengah,” jelasnya.

Terkait dengan anggaran penanganan virus corona di Sulteng, seluruh kepala daerah, termasuk di Sulteng untuk melakukan penyesuaian anggaran sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 tentang refocussing kegiatan realokasi anggaran, serta pengadaan Barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan virus corona.

Untuk anggaran belanja yang kurang penting, seperti Perjalanan Dinas dan kegiatan kegiatan yang sifatnya serimonial untuk dialihkan kepada kegiatan penangan covid -19. .

Untuk kebijakan lainnya dalam pencegahan penyebaran virus corona, Presiden Joko Widodo menegaskan tidak memberlakukan kebijakan lockdown. Melainkan menerapkan kebijakan Social Distance.

“Kebijakan Social Distance harus betul betul dilaksanakan ,” tegasnya. RAF

Balas

Email tidak akan dipublikasikan