Perekat Rakyat Sulteng.

Drive Unlimited Way

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Dispar Cek Ketaatan Insdustri Pariwisata di Palu

Tindak Lanjut Imbauan Pemkot

0 37

SULTENG RAYA – Menindaklajuti imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu Nomor: 556/0645/III/DISPAR 2020 tertanggal 18 Maret 2020, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palu memebentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Dispar Kota Palu untuk mengawasi ketaatan industri pariwisata di daerah itu.

Kepala Bidang Destinasi Dispar Kota Palu, Nukman Lawenga, mengatakan, pengawasan itu untuk mengetahui industri pariwisata telah melaksanakan imbauan Pemkot Palu atau belum terkait penyediaan cairan pencuci tangan dan termometer non kontak.

“Pemkot Palu telah mengeluarkan imbauan kepada para pelaku industri pariwisata yakni wajib menyediakan cairan pencuci tangan dan termometer non kontak pada Rabu, 18 Maret 2020. Hari ini (kemarin) kami turun melakukan pengawasan untuk mengetahui apakah industri pariwisata di Kota Palu sudah melaksanakan imbauan itu atau belum,” kata Nukman Lawenga kepada Sulteng Raya, Senin (23/3/2020).

Terdapat 30 orang terbagi dalam tiga tim yang dikerahkan melakukan pengcekan ketaatan industri pariwisata di Kota Palu. Ketiga tim tersebut melakukan pengawasan di kecamatan berbeda.

“Salah satu tim yakni tim dua satgas Covid-19 melakukan pengawasan terhadap hotel di Kecamatan Palu Timur. Hasilnya, semua hotel telah menyediakan cairan pencuci tangan,” jelas Nukman.

Berdasarkan hasil pengecekan, pihak perhotelan belum menyediakan thermometer non kontak alias alat pengukur suhu tubuh. Hal itu masih dimaklumi lantaran tidak ada stok di Kota Palu.

Pengawasan tersebut bakal dilanjutkan ke industri pariwisata lainnya, seperti tempat hiburan, cafe dan warkop.

“Rencananya pengawasan industri pariwisata akan berlanjut hingga 29 Maret 2020,” kata Nukman.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mengeluarkan imbauan perihal pencegahan penyebaran virus corona alias Covid-19 bagi pelaku usaha, khususnya tempat hiburan malam (THM), bioskop, hotel, penginapan, restoran, rumah makan, kawasan wisata hingga perbankan.

Melalui  surat nomor: 556/0645/III/DISPAR 2020 tertanggal 18 Maret 2020, Kepala Dispar Kota Palu, Nawab Kursaid, meminta sektor usaha yang dituju dalam surat edaran tersebut melaksanakan tiga poin.

Pertama, mengurangi aktivitas atau menutup sementara THM, seperti karaoke, pub, live musik dan bioskop XXI.

Kedua, pemilik atau manager hotel, penginapan, restoran, rumah makan, kawasan wisata dan pimpinan perbankan agar menyediakan cairan pembersih tangan alias hand sanitizer dan termometer nonkontak untuk mengukur suhu tubuh tamu, pengunjung dan nasabah.

Ketiga, mengurangi kontak fisik dengan orang atau benda yang dapat menyebarkan penularan virus, antara lain, mengganti jabat tangan dengan ucapan salam.

“Surat imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Sulawesi Tengan Nomor:443/141/Diskes tertanggal 16 Maret 2020 tentang Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Sulteng,” kata Kadis Nawab.

Meski tanpa diikuti ancaman sanksi, namun Kadis Nawab berharap, semua pelaku usaha tersebut dalam surat imbauan itu dapat melaksanakan seluruh poin imbauan.

“Jadi, kita tidak mencantumkan sanksi, yang kita inginkan adanya kerja sama dan kesadaran bersama untuk sama-sama mencegah penyabaran virus corona di daerah yang kita cintai ini. Surat ini adalah salah satu upaya Pemerintah Kota Palu untuk mengantisipasi tersebarnya virus tersebut,” kata Kadis Nawab. NDY/HGA

Balas

Email tidak akan dipublikasikan