Perekat Rakyat Sulteng.

Enjoy a Spacious Driving Comfort

Drive Unlimited Way

Direktur RSUD Trikora Bangkep Imbau Warga Jaga Jarak

Cegah Penyebaran Covid-19

0 38

SULTENG RAYA – Direktur RSUD Trikora Banggai Kepulauan (Bangkep), dr.James H.D.Pinontoan mengimbau kepada warga agar selalu menjaga jarak.

Hal itu sebagai wujud pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

“Untuk pencegahan Covid-19 atau yang disebut virus corona ini kita memakai standart mengacu kepada yang dikeluarkan oleh Kemenkes atau WHO bahwa sedapat mungkin pihak RSUD Trikora Bangkep melakukan persiapan menjaga jarak, karna kita tidak pernah tau bahwa virus itu ada disini,” kata dr.James H.D.Pinontoan saat ditemui Sulteng Raya di ruang kerjanya, Kamis (26/3/2020).

Selain itu kata James, wujud antisipasi penyebaran Covid-19 itu dengan meniadakan jam besuk, poliklinik dibatasi serta selalu menjaga pasien yang sakit.

Mengenai persiapan Alat Pelindung Diri (APD) kata James, pihak RSUD Trikora siap menerima pasien yang dirujuk dari puskesmas-puskesmas  yang ada di Bangkep ini yang terduga terkena virus corona.

“Untuk melayani pasien kami sudah punya APD standart yang cukup, yang penting sekali adalah jarak. Yang jadi permasalahan nanti ketika pencegahan virus ini memanjang sebab kami tidak tau nanti memanjang sampai dua bulan atau sampai tiga bulan kedepan, karna belum ada alat test virus itu disini,” katanya.

“Kalau di Jakarta sudah ada alat test itu, tapi kalau disinikan belum ada,” tambahnya.

Menurutnya, Bangkep ini belum tentu aman dari virus itu, karena pelabuhan Salakan belum ditutup. “Jadi kalau untuk persiapan RSUD Trikora Bangkep sudah siap, ruang isolasi ada. Kalau untuk ada tidaknya terjangkit virus corona di Bangkep ini sudah ada link yang update setiap harinya dari pihak RSUD Trikora ini,” ujarnya.

Sementara, mengenai adanya terjangkit virus corona di Bangkep ini, James mengaku belum mengetahui sudah berapa yang terjangkit dan sudah berapa yang positif, karena RSUD Trikora ini belum mempunyai alat test itu.

“Jadi mengenai alat test itu dari pihak kami sudah mengajukan permohanan kepada pihak Provinsi Sulteng dan nantinya pihak provinsi yang mengakomodir baru dikirim kesini dan kami tetap menunggu,” ucapnya.

Untuk itu, James mengimbau kepada para pasien dan para perawat yang ada di RSUD ini agar selalu menggunakan APD dan menjaga jarak dan sering mencuci tangan, karena masuknya virus itu dari tangan, hidung, mulut dan mata.

“Karna yang sering sentuh hidung dan mulut itu adalah tangan. Virus corona itu mati dengan pelarut lemak yaitu sabun, karna virus itu sensitif dengan sabun. Mengenai masker, masker itu adalah keyakinan kita namun yang utama pakai masker adalah pasien yang sakit, kalau dia rasa tidak sakit tidak perlu pakai masker yang utama jaga jarak saja,” imbaunya. MAN

Balas

Email tidak akan dipublikasikan