Perekat Rakyat Sulteng.

Dikti Evaluasi 39 Dosen Tersertifikasi di Unisa

25

SULTENG RAYA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi (Dikti) melakukan evaluasi sertifikasi dosen tahap III 2019, kepada dosen yang telah tersertifikasi di Universitas Alkhairat (Unisa) Palu, Sabtu (7/12/2019) dengan bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme tenaga dosen untuk mendidik mahasiswa di perguruan tinggi swasta itu.

Di kampus ini, dosen yang sudah tersertifikasi sebanyak 39 orang, terdiri dari 28 orang dosen di bawah L2dikti, dan  11 orang dosen di bawah Kementerian Agama (Kemenang).

Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu, Dr. Umar Alatas berharap, agar para dosen penerima sertifikasi yang di evaluasi itu bisa lebih meningkatkan lagi prefesionalitasnya dalam menjalankan peran dan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Begitu juga dosen-dosen yang lain yang kini masih tengah berharap dan berjuang untuk mendapatkan sertifikasi, terus diberikan ruang oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi (Dikti).

Selaku orang nomor satu di Unisa Palu, ia mengaku akan terus mendorong peningkatan kualitas dosen dan lulusan, termasuk terus memotivasi dosen yang belum mengantongi sertifikasi dosen untuk terus berjuang mendapatkan sertifikasi itu.

“Saya selaku pimpinan mengupayakan hal yang seperti itu, karena kita sangat merasakan dampak dan manfaat dari pencapaian ini, baik dosen maupun perguruan tinggi, karena ini adalah untuk meningkatkan perbaikan mutu pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi (Dikti), Prof. Dr. Ir. Nasaruddin Salam, M.T., pada kesempatan itu menyampaikan, melalui evaluasi akan menggali lebih dalam potensi dosen dalam mengajar mahasiswa.

Selain itu, Sertifikasi Dosen (Sardos) ini juga dinilai sebagai salah satu bentuk apresiasi negara atas pengabdian yang profesional.

“Serdos itu merupakan pengakuan dari pemerintah, bahwa bapak/ibu itu adalah dosen yang profesional dan mendapat pengakuan. Ini kemudian akan berkorelasi langsung dengan penghargaan yang diberikan, bukan hanya sekadar uang tetapi tingkat kesejahteraan,” tutupnya.

Sekadar diketahui, bahwa dosen tetap di kampus ini sebanyak 130 orang tersebar di tujuh fakultas dan 11 prodi, dan terdapat empat dosen L2dikti yang diperbantukan di kampus ini masing-masing dua di Fakultas Pertanian dan dua  di Fakultas Kedokteran. CR1

Leave A Reply

Your email address will not be published.