Perekat Rakyat Sulteng.

KPU Palu Harap Partisipasi Pemilih Meningkat

LAUNCHING MEDIA CENTER DAN WEBSITE PILKADA 2020

39

SULTENG RAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu me-launching media center dan website menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu 2020 di Kantor KPU Kota Palu, Rabu (4/12/2019).

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid mengatakan, keberadaan media center dan website diharapkan bisa membantu sosialisasi dan meningkatkan partisipasi pemilih.

“KPU Kota Palu berusaha memaksimalkan semua ruang-ruang yang ada untuk membantu tugas pelaksanaan pemilihan. Semoga dengan adanya media center dan website serta didukung RPP (Rumah Pintar Pemilu) dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Apalagi, mengingat tingkat partisipasi pemilih wali kota 2010 berada diangka 59,6 persen dan pemilihan wali kota 2015 berada pada angka 61,17 persen. Semoga di pemiiihan 2020 kedepan ini, angka tersebut bisa mempertahankan angka yang baru-baru kita dapatkan, yaitu pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dengan angka 86 persen,” kata Agussalim.

Menurutnya, media center secara umum bertujuan sebagai wahana desiminasi informasi publik, pertukaran informasi dan tempat bagi warga Kota Palu untuk memperoleh informasi terkait Pemilihan Umum (Pemilu) menjelang Pilwalkot 2020.

“Kami juga berharap media center dapat dijadikan sebagai barometer bagi media dalam memberitakan hal tentang KPU dan media center selalu memberi yang terbaik bagi masyarakat, terutama dalam pemilihan Pilwalkot 2020. Kami berharap semua informasi terkait tahapan-tahapan pemilu bisa sampai ke masyarakat agar mereka dapat mengetahui dan berpartisipasi dalam pelaksanaannya,” jelas Agussalim.

Menjelang Pilwalkot 2020, KPU Kota Palu terus mengadakan pembenahan internal dan eksternal dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan. Hal itu dilakukan karena berkaitan dengan proses penyelenggaraan dan hasil Pilkada.

Selain itu, KPU Kota Palu juga telah melakukan beberapa kegiatan, diantaranya kursus kepemiluan melibatkan pemilih pemula dan pemilih muda serta melakukan pengumuman penyebaran syarat minimum untuk dukungan calon perseorangan.

KPU berharap kegiatan-kegiatan itu bisa sampai ke masyarakat, sehingga kedepan tidak ada lagi gugatan-gugatan terkait adanya informasi-informasi tidak sampai, seperti syarat-syarat dan dokumen harus dipenuhi calon perseorangan. Begitupula untuk pemilih, yakni terkait hal yang perlu dipersiapkan menuju DPT, sehingga semua warga negara dalam hal ini dapat menyalurkan hak dan suaranya. Tugas KPU yakni menciptakan ruang dialektika, sehingga demokrasi sesungguhnya dapat berjalan sesuai harapan.

“Pilwalkot 2020 diharapkan dapat menjadi pemilihan yang demokratis, berintegritas dan berkualitas sehingga masyarakat Kota Palu bisa mendapatkan pemimpin-pemimpin yang mereka harapkan. Integritas yang dimaksud yakni keterlibatan semua stakeholder mulai dari penyelenggara, peserta pemilu dan pemilih,” kata Agussalim.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Halima mengatakan, dengan launching media center dan website, KPU Kota Palu sedang berupaya maksimal membuka ruang publik terkait informasi bagi penyelenggaraan Pilkada 2020.

“Semoga semangat KPU Kota Palu bisa memaksimalkan ruang bagi seluruh media untuk mendapatkan akses sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” katanya.

Ia mengatakan, ada kesan penting untuk mengusung Pilkada 2020 bisa seperti Pilkada 2015 yakni tanpa sengketa hasil dan diterima dengan baik oleh masyarakat, menandakan hasil tersebut berintegritas.

“Ketika kedepan kita ingin hasil yang berintegritas, bukan hanya dibutuhkan penyelenggara dan peserta pemilu yang berintegritas tapi juga dari kerja-kerja media yang berintegritas karena media bukan hanya penyambung informasi namun juga bisa mendesain informasi baru bagi masyarakat. Oleh karena itu, media diharapkan mengcrosscek kembali kebenaran informasi yang didapat,” kata Halima.

Turut hadir, Kepala Bagian (Kabag) Operasional Kepolisian Resor (Polres) Kota Palu, AKP Andy Saiful Arief, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1306/Donggala, Kapten Inf Sjafroni Saselah,  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu, Abidin, Kordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Hubungan antar Lembaga (PHL) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Munirah. CR2.

Leave A Reply

Your email address will not be published.