Perekat Rakyat Sulteng.

Tiga Subsektor Pengaruhi Kenaikan NTP Sulteng

18

SULTENG RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat,Nilai Tukar Petani (NTP) daerah selama November 2019 sebesar 95,40 persen, naik 0,04 persen dibandingkan NTP bulan lalu sebesar 95,36 persen.

Kenaikan NTP itu dipengaruhi tiga subsektor, yakni subsektor hortikultura naik sebesar 0,76 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat yakni 0,42 persen, dan pada subsektor perikanan naik sebanyak 0,27persen.

Indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,37 persen lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang naik sebesar 0,33 persen.

NTP tertinggi terjadi pada subsektor hortikultura sebesar 110,17 persen, sedangkan NTP terendah terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 85,27 persen.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumahtangga Pertanian (NTUP) yang hanya menghitung biaya produksi pertanian sebesar 107,49 persen atau mengalami kenaikan sebesar 0,36 persen dibandingkan Oktober.

Di tingkat nasional, NTP bulan November 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,05 persen, demikian juga dengan NTUP mengalami kenaikan sebesar 0,12 persen.

“Nilai Tukar Petani dan Nilai Tukar Usaha Petani di tingkat nasional pada bulan November 2019 masing-masing sebesar 104,10 dan 113,56,” tutur Kepala BPS Sulteng, Faizal Anwar pada Video Conferences data strategis bulanan BPS di kantor BPS Sulteng Jalan Muhammad Yamin Kota Palu, Senin (2/12/2019). RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.