Perekat Rakyat Sulteng.

Tingkatkan Pemahaman Islam Lewat Baitul Arqam

23

SULTENG RAYA- Puluhan mahasiswa studi akhir Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, mengikuti  Baitul Arqam selama tiga hari, dimulai dari Jumat (29/11/2019) hingga Ahad (1/12/2019).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Alislam Kemuhammadiyahan Unismuh Palu kerjasama dengan Fakultas Ekonomi Unismuh Palu.

Kegiatan ini diikuti sekitar 90 orang mahasiswa semester akhir Fakultas Ekonomi. Khusus untuk Fakultas Ekonomi dilaksanakan secara tersendiri karena jumlah mahasiswanya cukup banyak.

Baitul Arqam wajib diikuti oleh setiap mahasiswa studi akhir, bertujuan untuk mereviu sekaligus mempertajam pemahaman Islam dan Kemuhammadiyaannya sebelum dilepas di masyarakat. Dimana mereka sebelumnya juga sudah melewati Baitul Arqam saat berada di semester awal. “Setiap mahasiswa yang masuk (baru) dan yang akan keluar, harus melewati Baitul Arqam,”ungkap Rektor Unismuh Palu, melalui Wakil Rektor III, Syaifuddin Nasrun. Ahad (1/12/2019).

Baitul Arqam sendiri adalah suatu bentuk Pembinaan di Muhammadiyah yang berorientasi pada pembinaan ideologi keislaman dan kepemimpinan. Baitul Arqam diambil dari salah satu nama sahabat Nabi Muhammad SAW yang bernama Arqam bin Arqam, yang pada waktu itu rumahnya dijadikan pos/base camp dakwah Rasulullah.

Tujuan kegiatan Baitul Arqam adalah untuk meningkatkan pemahaman keislaman, menciptakan kesamaan dan kesatuan sikap, integritas, wawasan dan cara berpikir di kalangan anggota persyarikatan dalam melaksanakan misi Muhammadiyah.

Kegiatan Baitul Arqam diselenggarakan untuk dapat lebih memahami hakikat Muhammadiyah yaitu Islam, mempelajari Muhammadiyah berarti mempelajari Islam.

“Disaat kita bekerja dan belajar di Amal Usaha Muhammadiyah, maka sudah sewajarnya kita mempelajari dan memahami apa itu Muhammadiyah. Salah satu yang dipelajari dalam Baitul Arqam adalah Paham Agama dalam Muhammadiyah, yang menjelaskan prinsip prinsip ibadah yang benar. Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang melaksanakan dakwah dan tajdid untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,”ungkap Syaifuddin Nasrun. AMI

Leave A Reply

Your email address will not be published.