Perekat Rakyat Sulteng.

TNI Dipastikan Tidak Kurangi Dana Stimulan Penyintas

TERLIBAT REHAB REKON RUMAH

31

SULTENG RAYA  – Apresiasi terhadap kinerja Satuan Tugas (Satgas) Huntap TNI AD yang terlibat dalam percepatan pembangunan rehab rekon di Kota Palu, Sigi, dan Donggala disampaikan sejumlah warga yang pembangunan rumah mereka dibantu TNI.

Tidak hanya itu, Kepala Biro Keuangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia juga menyampaikan apresiasinya terhadap progres kerja satgas yang terlibat dalam percepatan rehab rekon.

Kabiro Keuangan BNPB, Taviv Joko Prahoro kepada media ini, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap kinerja satgas pada tahap rehab rekon. Masyarakat secara langsung menyampaikan apresiasinya kepada TNI AD yang diperbantukan membangun kembali rumah warga terdampak bencana di Palu, Sigi, Donggala yang ada di Sulawesi Tengah.

“Masyarakat merasa terbantukan dengan keterlibatan TNI dalam proses rehab rekon ini, sudah barang tentu kita (BNPB) turut mengapresiasi kinerja Satgas pada percepatan pembangunan dan perbaikan rumah warga melalui dana stimulan,” kata Taviv didampingi Kasrem 132 Tadulako Letkol Inf Sampang Sihotang dan LO BNPB Kolonel Kav Arif.

Menurut Taviv, keterlibatan TNI melalui Satgas percepatan Huntap didasarkan pada evaluasi kurangnya tenaga yang terlibat dalam pembangunan ribuan rumah untuk warga. Tenaga TNI katanya diperbantukan bukan hanya sebagai fasilitator tetapi terlibat dengan tenaga membantu pembagunan rumah warga.

“Hadirnya Satgas tentu saja tidak hanya sebagai fasilitator tapi membantu tenaga, karena TNI yang dilibatkan memiliki kemampuan khusus dibidang konstruksi. Diharapkan dengan kehadiran rekan TNI dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena seperti pengalaman BNPB di daerah lainnya, tenaga TNI dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga rumah warga bisa segera ditempati kembali,” tambah Taviv.

Pada kesempatan itu, Kepala Biro Keuangan BNPB RI ini memastikan, keberadaan Satgas Percepatan Huntap TNI tidak mengurangi atau memangkas dana stimulan yang diberikan kepada para penyintas.  Rencananya dalam waktu dekat ini pemenuhan terhadap 1.000 tenaga TNI dalam Satgas akan segera ditambah. Pasalnya, sampai saat ini tim Satgas yang telah disebar baru berjumlah 250 personil, sehingga dengan penambahan tenaga itu, progres pembangunan dan perbaikan rumah penyintas akan lebih cepat lagi.

“Saya pastikan tidak ada pengurangan atau pemotongan dana stimulan penyintas dalam pembangunan dan perbaikan rumah mereka, keberadaan TNI murni membantu percepatan sehingga sesuai harapan dan arahan presiden, sebelum lebaran nanti, warga sudah bisa kembali menempati rumah mereka,” tegas Kabiro Keuangan BNPB.

Taviv Joko Prahoro pada kesempatan itu, meninjau langsung posko Satgas percepatan Huntap yang ada di Korem 132 Tadulako. Taviv meminta agar posko itu membuat laporan harian terkait progres pembangunan dan perbaikan yang telah dilaksanakan. Data yang ada nantinya akan disinkronkan dengan data di BPBD yang secara keseluruhan dijadikan laporan.

Diakhir wawancara, Taviv berpesan agar warga tidak memilih-milih, dan manfaatkan sebaik – baiknya tenaga TNI yang membantu di lapangan, karena Satgas juga memiliki keterbatasan waktu. Dana stimulan katanya hanya pemicu dan pendorong, memberikan bantuan dasar yang nantikan masyarakat yang akan melanjutkan selebihnya. */WAN

Leave A Reply

Your email address will not be published.