Perekat Rakyat Sulteng.

Sekkot Minta ASN Ikut Pesan Presiden Jokowi

UPACARA PERINGATAN HUT KE-48 KORPRI

21

SULTENG RAYA – Wali Kota Palu diwakili Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri L Swayah memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di halaman Kantor Wali Kota Palu, Jumat  (29/11/2019).

Dalam sambutannya, Sekkot Asri meminta seuruh aparatur sipil negara (ASN) dalam melaksanakan tugas mengikuti pesan Presiden RI, Joko Widodo.

“Pada hari ini, saya akan membacakan sambutan tertulis Presiden Joko Widodo. Saya minta seluruh pegawai untuk mengikuti pesan-pesan tersebut,” kata Sekkot Asri.

Jokowi dalam sambutannya, meyebutkan, upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan. Dihadapkan pada perubahan sosial dan ekonomi yang sangat pesat, ASN juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman.

Revolusi lndustri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari Aparatur Sipil Negara.

Pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti dengan perubahan kerja. Mau tidak mau, ASN harus melayani masyarakat dengan sungguhsungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas. Mau tidak mau, ASN harus selalu open mind, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait.

Oleh karena itu, kepada seluruh ASN di semua lapisan pemerintahan dan di semua sektor, Presiden Joowi memminta untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing. Sekali lagi, semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, saya yakin ASN bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Perlu diketahui, saat ini kita berada di dunia yang berubah dengan cepat, dan sangat berbeda dengan 20 sampai 30 atau 40 tahun yang lalu. Tapi kita tidak boleh takut, kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru dan dengan terobosan baru, kecepatan, kreativitas dan inovasi yang bersifat kebaruan. Kita harus membangun pola pikir kerja cepat, yaitu bagaimana sistem pelayanan berbelit-belit dan menyulitkan rakyat harus kita pangkas, dan menigkatkan kecepatan melayani menjadi kunci untuk Negara bisa berkembang lebih baik,”kata Sekkot Asri menambahkan pesan Jokowi.

Mulai tahun 2019, Pemerintah akan melakukan program besar besaran untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapis pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan.

“SDM kita harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknlogi yang sedang berubah cepat. Dalam kaitan ini, saya minta kepada seluruh jaiaran ASN untuk segera memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Dengan peran ASN yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa,” tuturnya

Upacara itu diragkaiakan dengan penyerahan dana pensiun dan tabungan hari tua (THT) sebanyak 14 orang ASN yang telah memasuki masa purna bhakti dari PT Taspen.HGA/CR3

Leave A Reply

Your email address will not be published.