Perekat Rakyat Sulteng.

645 Anak Antusias Ikut Lomba Mewarnai PT Pegadaian

RANGKAIAN LITERASI INKLUSI KEUANGAN 2019

19

SULTENG RAYA – PT Pegadaian Area Palu  didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, menggelar lomba mewarnai generasi emas tingkat Taman Kanak-kanak (TK) di Taman GOR Palu, Sabtu, (9/11/2019).

Lomba itu diikuti 645 anak dari target sebelumnya hanya 500 anak. Giat itu untuk menambah semangat para anak dalam seni mewarnai gambar serta sebagai wadah sosialisasi program-program Pegadaian ke masyarakat.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Palu , Yuslianto, mengatakan, lomba mewarnai merupakan cara efektif untuk lebih memperkenalkan produk Pegadaian, khususnya tabungan emas. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat mengedukasi budaya menabung emas sejak usia dini.

“Melalui kegiatan lomba mewarnai ini, jadi ajang sosialisasi agar, para orang tua juga dapat mengetahui produk dan manfaat menabung emas di pegadaian”, ucapnya.

Diharapkan kegiatan tersebut bisa menghasilkan generasi emas untuk tahun berikutnya. Menurtunya, masa depan adalah sebuah kemungkinan yang memiliki banyak pilihan dari respon terhadap tindakan yang ada.

“Untuk itu kami ucapkan terima kasih kapada OJK yang telah memberikan kesempatan guna menggelar acara bagi anak-anak, tentunya kepercayaan ini akan kita terus bangun dan mudah-mudahan tahun depan kami bisa membuat kegiatan lebih dari ini,” sebutnya.

Dalam lomba tersebut, pihak Pagadaian memberikan tabungan emas senilai Rp50 ribu untuk setiap peserta lomba dalam rangka kesiapan masa depan pendidikan anak serta hadiah untuk pemenang berupa uang tunai.

“Ini juga dalam rangka peningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah ini, kemudian menabung itu sangat penting. Kita harus biasakan dari sekarang bila perlu sisihkan uang belanja, sehingga ke depan mereka sudah terbiasa hemat dan bisa mengatur keuangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pegadaian Syariah Cabang Palu, Anwar Hidayat menambahkan peserta sebetulnya hanya ditarget sebanyak 500 anak, namun karena natusiasme yang tinggi pihak PIC menmabah kuota peserta.

“Kalau tempatnya memadai dan bisa menampung lebih banyak lagi, pasti kami akan terima. Kendala yang dihadapi adalah tempat seperti ini otomatis kami batasi.  Bahkan ada yang ditolak sekitar 175 peserta (anak), tadi saja masih ada yangn ingin mendaftar,” ungkapnya.

“Kita ingin mengajak masyarakat untuk kemudian bisa menabung emas di Pegadaian, syaratnya mudah cukup dengan membuka tabungan senilai Rp50 ribu. Sehingga produk tabungan emas dapat dikenali di masyarakat,” sambungnya. RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.