Perekat Rakyat Sulteng.

Anwar Hafid Tolak Kenaikan BPJS Kesehatan

38

SULTENG RAYA – Mantan Bupati Morowali dua periode, Anwar Hafid yang kini duduk di DPR RI periode 2019-2024, ternyata masih tetap istiqamah membela kepentingan rakyat.

Kali ini, ia juga turut angkat bicara soal rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen untuk semua kelas, yang saat ini menjadi polemik di masyarakat.

Anwar menegaskan, kesehatan adalah juga menjadi tanggung jawab negara, olehnya itu sudah seharusnya dipikirkan bagaimana meringankan beban rakyat untuk mendapatkan keringanan dalam hal pelayanan kesehatan.

Dikatakannya, sektor kesehatan adalah salah satu bagian yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya yang bukan Pegawai Negeri, Pegawai Swasta, ataupun institusi TNI/Polri dan anggota legislatif. “Jika aparatur pemerintah, swasta, pejabat publik atau legislator kesehatannya ditanggung negara, tidak ada salahnya jika rakyat kita yang tidak berpenghasilan tetap dan lain-lain juga negara harus bisa bantu meringankan, minimal iurannya tidak selangit sehingga mereka bisa menikmati layanan kesehatan,” tegas Anwar Hafid.

Diketahui, Anwar Hafid merupakan satu-satunya Bupati yang berani menjamin seluruh masyarakat Kabupaten Morowali diluar ASN, TNI/Polri, karyawan swasta, menikmati layanan kesehatan gratis meskipun hanya di kelas III pada masa jabatannya sebagai Bupati Morowali.

Karena kepeduliannya di sektor kesehatan dan pendidikan, membuat Anwar Hafid hingga kini masih menjadi tokoh yang sangat dicintai masyarakatnya dan menginginkan agar program tersebut kembali berjalan. BMG

Leave A Reply

Your email address will not be published.