Perekat Rakyat Sulteng.

Wacana Cudi-Ma’mun Belum Final

28

SULTENG RAYA – Menguatnya wacana pasangan Rusdy Mastura-Ma’mun Amir (Cudi – Amir), pascadipertemukannya kedua tokoh itu oleh Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Ahmad M. Ali beberapa waktu lalu, rupanya baru salah satu opsi dari beberapa Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang akan mendampingi Cudi.

“Itu baru salah satu opsi Cudi-Amir, karena ada juga opsi lain Cudi-Anwar Hafid, Cudi-Nurmawati Batilan dan Cudi-Nilam Sari Lawira. Semuanya belum ada yang pasti dan final, karena masih terus digodok figur yang pas untuk mendampingi ka Cudi,” ujar Ridha Saleh, tim Cudi yang diberi tugas menggodok calon wagub pendamping mantan Walikota Palu itu.

Dikatakannya, dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi dan tidak ada yang pasti sebelum mendaftar secara resmi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pasangan Cagub dan Cawagub. Apalagi, belum ada Partai Politik (Parpol) yang sudah mengeluarkan rekomendasi mengusung pasangan Cagub dan Cawagub.

“Di Sulteng, tidak ada parpol yang bisa mengusung sendiri pasangan calon, karena tidak mencukupi syarat pencalonan. Itu artinya, semua parpol harus berkoalisi. Karena itulah, maka semua kemungkinan bisa terjadi,” jelasnya.

Mantan komisioner Komnas HAM RI itu menambahkan, sebagai kader Nasdem, Cudi memang besar peluangnya untuk diusung oleh partai besutan Surya Paloh itu. Namun Nasdem tidak bisa mengusung sendiri karena hanya memperoleh tujuh kursi di DPRD Sulteng. Sementara syaratnya minimal sembilan kursi baru bisa mendaftar di KPU. Dengan demikian, untuk bisa mengusung pasangan Cagub dan Cawagub, Nasdem juga harus berkoalisi dengan partai lain agar bisa memenuhi syarat untuk mengusung Cagub dan Cawagub.

“Melihat peta politik seperti itu, maka siapapun berpeluang bisa menjadi pasangan pak Cudi, selama figur itu juga bisa membawa gerbong partai sebagai pengusung. Jadi, wacana Cudi-Amir sekali lagi itu baru satu opsi dari beberapa opsi lainnya,” tegasnya.

Diketahui, Cudi sudah mendaftar di beberapa parpol selain Nasdem diantaranya PDIP, Gerindra dan Perindo. Jika Cudi mendapat kepercayaan dari empat partai itu, maka sudah cukup bagi Cudi menjadi Cagub. Namun perlu diingat, biasanya parpol mengeluarkan rekomendasi mengusung langsung dengan pasangannya, sehingga figur-figur lainnya juga masih terbuka peluang berpasangan dengan Cudi sepanjang mendapat rekomendasi yang sama dari partai tempat Cudi mendaftar.

“Atau bisa membawa gerbong partai sendiri, sehingga lebih mudah lagi bagi pak Cudi mendapatkan dukungan dan memenuhi syarat mendaftar di KPU,” ujarnya. WAN

Leave A Reply

Your email address will not be published.