Perekat Rakyat Sulteng.

Pariwisata Dinilai Turut Mengangkat Citra Bangsa

14

SULTENG RAYA – Pariswisata merupakan salah satu sektor tidak kalah pentingnya untuk terus diperbaiki.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palu, Imran Lataha, mengatakan, selain untuk meningkatan pendapatan asli daerah (PAD), pariwisata juga turut dalam meningkatkan nasionalisme, mengangkat citra bangsa dan memberi kontribusi bagi perekonomian nasional.

“Secara khusus, kata dia, peningkatan perekonomian daerah melalui penyerapan tenaga kerja, pemerataan kesempatan berusaha dan mengentaskan kemiskinan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Imran Lataha saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Jasa Usaha Pariwisata tahun 2019 di ruang rapat Bantaya, Setda Kota Palu, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya, pengembangan kepariwisataan perlu didukung sumber daya manusia (SDM) yang handal dan usaha kepariwisataan terstandarisasi dan tersertifikasi, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Dalam Pasal 15  UU tersebut, menyebutkan, untuk menyelenggarakan usaha pariwisata, pengusaha wajib mendaftarkan usahanya terlebih dahulu kepada pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

“Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku industri pariwisata khususnya sektor jasa baik itu pengelola hotel, rumah makan jasa persewaan kendaraan (rental) sehingga tampilan pelayanan baik itu sumber daya manusia, kuliner, dan perlengkapan perhotelan dari hari kehari bisa memberikan tingkat kenyamanan bagi para pengunjung atau wisatawan yang berkunjung ke kota Palu. Agar ke depan para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitasnya,” katanya.

Selain itu, konsep pengembangan manajemen destinasi juag diperlukan untuk mengembangkan suatu kota berbasis jasa. Untuk itu, faktor penting seperti partisipasi masyarakat, komitmen Pemerintah, tanggung jawab dunia usaha dan rasa memiliki dari stakeholder pariwisata, merupakan kunci untuk membangun sinergi konvergensi dalam mengelola destinasi pariwisata di Kota Palu kedepan.

“Agar ke depan para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas maupun komponen-komponen daya dukung Hotel maupun perencanaan kota Palu periode jangka menengah maupun dokumen jangka panjang,” ucapnya.

Ia berharap, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palu mampu terus melakukan berbagai terobosan berupa kampanye atau sosialisasi kepada masyarakat luas, tentang sadar wisata dan sapta pesona yang merupakan ruh dari pengembangan destinasi wisata di Kota Palu.

Turut mendampingi Asisten Imran, Kepala Dispar Kota Palu, Nawab Kursaid. Hadir pula, Jajaran eselon III dan eselon IV, pelaku usaha perhotelan, panti pijat, karaoke dan cafe.HGA

Leave A Reply

Your email address will not be published.