Perekat Rakyat Sulteng.

Distributor Diminta Patuhi Aturan Perdagangan

Dorong Iklim Perdagangan Sehat

16

SULTENG RAYA – Sebagai upaya mendorong terciptanya iklim perdagangan sehat, distirbutor besar, pelaku usaha retail dan pedagang di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, diminta mematuhi aturan perdagangan sesuai spesifik tertera di izin, legitimasi produk dan terhadap pengawasan.

Aturan tersebut termaktub dalam Permendag nomor 36 tahun 2018 tentang Pelaksanaan Pengawasan Kegiatan Perdagangan serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

“Sinkronisasi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran agar dalam melaksanakan aktivitas perdagangan, melaksanakan peraturan yang berlaku,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng, Richard Arnaldo saat membuka kegiatan Sinkronisasi Pengawasan dan Penegakan Hukum Distribusi Barang Pokok dan Barang Penting di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, dalam rangka melindungi distribusi dalam negeri dan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat, pelaku usaha juga harus mempertimbangkan nasionalisme yang tinggi untuk menggunakan produk dalam negeri dan indeks pemberdayaan konsumen.

Kadis Richard mengatakan, meningkatnya volume perdagangan disebabkan oleh globalisasi ekonomi. Sementara, perdagangan bebas telah membawa dampak meningkatnya ragam dan jenis peredaran barang dan jasa.

“Hal ini disatu sisi dapat menguntungkan konsumen, mengingat konsumen akan dihadirkan lebih banyak barang untuk dikonsumsi, namun disis lain juga berpotensi merugikan konsumen karena informasi yang kurang banar dan jelas mengenai barang yang diperdagangkan,” ucapnya.

Dirinya berharap kedepan, pelaku usaha regional dapat memahami ketentuan peraturan yang telah dikeluarkan pemerintah agar tidak berbenturan dengan masalah hukum baik dari sisi persyaratan perdagangan barang dan jasa seperti ketersediaan stok baranmg pokokdan barang penting.

“Semoga giat ini mampu memberika edukasi dan kedepan dapat dipatuhi bersama, sehingga kita sebagai aktor perdagangan dan menegakkan peraturan yang telah diberlakukan pemerintah,” ucapnya.

Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Pemerintah Pusat, dari Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan  (Kemendag) RI dan Satgas Pangan Sulteng, dengan puluhan peserta dari pelaku retail di Palu, distributor besar dan pedagang besar.RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.