Perekat Rakyat Sulteng.

Akibat Cemburu, Suami Tega Bunuh Istri

47

SULTENG RAYA – Akibat cemburu, suami inisial AD alias O tega membunuh istrinya YB alias N, Jumat (20/9/2019).

Kapolres Banggai, AKBP H Moch Sholeh menjelaskan, kronologis kejadian pada Jumat (20/9/2019) sekira pukul 19.00 wita tersangka AD  pulang ke rumahnya di Desa Tangeban, Kecamatan Masama, setibanya di rumah tersangka lalu bertanya kepada empat anaknya yang masih kecil “Mama sudah datang” kata tersangka, lalu anak yang tua inisial PA menjawab “Belum”.

Selanjutnya kata Kapolres, tersangka lalu mengisi pulsa untuk menelpon adik istrinya YDB yang berada di Desa Poroan, Kecamatan Lamala. Melalui telepon selulernya, tersangka bertanya kepada adik istrinya “Kamu Dimana” dan dijawab oleh YDB “Torang Sama ka AH” lalu disambung oleh YDR “Ini Kakak Nita” sambil YDR memberikan handphone (HP) kepada YB alias N istri tersangka untuk berbicara, dan tersangka langsung bertanya “Kapan Kamu Kemari” maksudnya pulang ke Tangeban, tapi dijawab oleh korban YB alias N “So Tidak” atau tidak lagi, seketika itu juga HP dimatikan korban.

Lanjut Kapolres, pada sekitar jam 20.00 wita, tersangka dengan membawa parang pergi ke Desa Poroan, Kecamatan Lamala yang jarakanya sekitar 6 KM dari Desa Tangeban, dan sekitar pukul 20.30 wita tersangka tiba di rumah RN alias AH di Desa Poroan, Kecamatan Lamala dan ketemu dengan korban YB alias N.

“Saat di ruangan dapur sementara duduk pegang bantal. Korban YB alias N melihat kedatangan tersangka langsung cabut parangnya dari sarung yang terselip di pinggang kanan lalu menebas ke badan korban, namun mengena di bantal dan tersangka menjadi emosi kemudian menebas lagi dengan parang, namun tersangka tidak mengetahui kena di bagian mana dan korban YB alias N lari keluar dari rumah RN dan korban terjatuh saat berada di jalan depan rumah RN seketika itu juga tersangka yang masih pegang parang terhunus langsung menebas kepada korban lebih dari dua kali yang mengakibatkan korban mengalami luka robek di tangan kanan, luka robek di kaki kiri, luka robek di perut sebelah kiri dan luka tusuk di dada kanan, hingga korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” kata Kapolres Banggai, AKBP H Moch Sholeh didampingi KBO Satreskim Polres Banggai saat merilis tersangka di hadapan awak media di Pos Lantas Jalan MT. Haryono Luwuk, Selasa (24/9/2019).

Kapolres Banggai mengaku, latar belakang tersangka membunuh istrinya karena faktor cemburu, karena pada Rabu (18/9/2019) pukul 22.00 wita tersangka membuka HP milik korban dan membaca chatting di Massenger korban dengan akun @oja aman putra sengang yang bertanya “Apa Korban Sudah Balik dengan Tersangka” dan lain sebagainya.

Sementara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dikenakan pasal 340 KUHP Subs Pasal 338 KUHP lebih Subs Pasal 355 ayat 2 KUHP atau pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT. “Dihukum pembunuhan yang direncanakan atau penganiayaan yang direncanakan mengakibatkan matinya seseorang. Pasal 340 KUHP ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama 20 tahun,” tegas Kapolres. MAM

Leave A Reply

Your email address will not be published.