Perekat Rakyat Sulteng.

Ada ‘Ta’aruf’ di Hijrah Fest Palu

78

SULTENG RAYA – Road to Hijrah Fest Palu 2019 siap diselenggarakan pada 24 hingga 26 September 2019 mendatang.

Salah satu tujuan kegiatan itu, memperingati satu tahun tragedi bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sig dan Parigi Moutong (Padagimo) 28 September 2018 lalu.

Berbagai konten iven religius siap disuguhkan dipersembahkan pada kegaiatn kegiatan perdana di Palu itu, mulai dari syahadat massal, kajian keislaman oleh ustaz kondang, penampilan nusa dan rara, hingga kedatangan sejumlah artis hijrah dari ibu kota.

Selain itu, terdapat kegiatan khusus menyasar para kaum milenial, yakni program iven ta’aruf. Kegiatan itu bertujuan menjauhkan remaja dari tradisi berpacaran.

“Itu adalah salah satu program tambahan kita disini (Hijrah Fest Palu 2019), ini yang membuat kenapa iven ini menjadi lebih recommended bagi orang. Program ta’aruf itu akan dikemas menjadi sesi kelas ta’aruf,” kata Ketua Panitia Hijrah Fest Palu 2019, Abdul Khair kepada Sulteng Raya, Jumat (13/9/2019).

Pihaknya akan menyediakan stand khusus melayani peserta untuk sekadar berkonsultasi tentang pengetahuan ta’aruf. Dalam proses konsultasi tersebut, peserta akan dimintai biodata untuk dihimpun.

“Hijrah fest ini kan setiap tahun rutin dilaksanakan setiap tahun. Jadi, panitia pusat sudah memiliki big data untuk proses ta’aruf itu. Jadi yang registrasi disini, tidak menutup kemungkinan menemukan lawan ta’aruf dari daerah lain, seperti jakarta, medan, bandung dan masih banyak lagi,” ucap Abdul Khair.

Dirinya menambahkan, mendukung iven itu juga, pihaknya akan mendatangkan salah satu trainer family yang konsentrasi memberikan edukasi tentang membangun rumah tangga sesuai syariat, yakni uztaz Rizal yang sudah cukup terkenal di youtube.

“Coaching klinik paling tidak. Jadi bagi teman-teman yang jomblo, untuk meminimalisir ada budaya pacaran. Mungkin nanti dengan iven ini, bergerak menjadi ta’aruf kalangan remaja ini,” tuturnya.

Menurutnya, gerakan hijrah di Kota Palu dewasa ini makin marak seiring introspeksi diri masyarakat pascabencana sehingga harus ada ‘kendaraan’ untuk menyatukan persepsi dan membuat kegiatan yang lebih besar selanjutnya.

“Kami juga sebagai organisasi penyelenggara Rumah Dakwah akan terus mengakomodir keinginan hijrah masyarakat. Usai iven ini, kita memastikan akan konsisten terus menerus menebar kebaikan,” tutupnya. RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.