Perekat Rakyat Sulteng.

Hidayat: Adat Bisa Menjaga Keseimbangan Hidup Manusia

16

SULTENG RAYA – Wali Kota Palu, Hidayat, merupakan salah satu pemimpin daerah di Indonesia yang memberi perhatian khusus terhadap aturan adat.

Keseriusannya untuk menghidupkan aturan adat dapat dibuktikan dengan pembentukan lembaga dewan adat di seluruh kelurahan di Kota Palu.

Ia menilai, aturan adat menjadi salah satu solusi untuk menjaga keseimbangan hidup manusia di era modern saat ini. Karena, adat mengatur hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam.

“Kita melihat dalam kehidupan modern, manusia bisa digambarkan seperti baku rabe, seolah-olah semua milik sendiri. Itulah sebenarnya pemikiran kenapa kembali ke adat,” kata Wali Kota Hidayat saat menjadi pembicara utama dalam rapat Persiapan Pelaksanaan FGD Penguatan Adat dan Sanksi Adat di Kabupaten Buol di Kantor Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Daerah (BPPID) Sulawesi Tengah, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya, ada yang hilang dalam kehidupan masyarakat saat adat tidak diberlakukan kembali di kehidupan sekarang. Berbicara adat, kata dia, berarti berbicara aturan yang memiliki sanksi.

Sebagai pembicara utama, ia menyarankan untuk melaksanakan FGD guna mengungkap kembali aturan-aturan adat di Buol dengan melibatkan para sesepuh di daerah setempat.

“Kita gali dulu aturan dan sanksi adat di Buol, begitupun dengan pasal-pasalnya. Seperti di Kaili ada empat contoh aturannya, seperti mengatur ucapan manusia, prilaku, perbuatan dan tindakan, serta mengatut hubungan manusia dengan alam,” jelasnya.

Turut hadir, Pengurus Dewan Adat Kota Palu, Kepala Balitbangda Kota Palu, Muchlis Umar dan sejumlah stakeholder lainnya. HGA

Leave A Reply

Your email address will not be published.