Perekat Rakyat Sulteng.

Polres Poso Tangkap Pelaku Curanmor

48

SULTENG RAYA – Anggota Satuan Reskrim Polres Poso, Senin (2/9/2019) pukul 01:00 Wita dini hari berhasil menangkap terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) inisial Y (28) warga Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Kasat Reskrim Polres Poso, Iptu Aji R Nugroho mengatakan, Y ditangkap sebagai terduga Curanmor berdasarkan laporan korban Jubaeda Langkangdja (23) warga Desa Labuan, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso.

Dikatakannya, adapun kronologis berawal pada Ahad (1/9/2019) pukul 20.30 Wita, dimana korban memarkir kendaraannya di halaman kos Pelangi di Jalan Pulau Natuna, Kelurahan, Gebang Rejo, Kecamatan  Poso Kota, Kabupaten Poso.

“Usai memakir kendaraannya, korban langsung masuk ke kosnya, pada pukul 22.00 wita korban keluar dari kosnya dan melihat motor miliknya sudah tidak berada di tempatnya. Atas kejadian itu korban segera melaporkan hal ini ke pihak kepolisian di Polres Poso,” katanya.

 

Dari laporan tersebut kata Kasat, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus terduga saat berada di rumahnya. “Saat diamankan terduga ternyata sedang dalam keadaan mabuk berat,” ucapnya.

Lanjut Kasat, saat pelaku diinterogasi, ternyata yang bersangkutan juga pernah melakukan kejahatan pencurian berupa satu unit laptop merek Acer 14 inci milik warga Poso.

Kepada penyidik, terduga mengaku kalau uang dari hasil penjualan barang curiannya digunakan untuk membeli minuman keras (Miras) serta narkotika jenis sabu, dimana barang-barang haram tersebut untuk dikonsumsi sendiri oleh pelaku.

“Terduga yang saat ini diamankan di Mapolres Poso, pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara yang jelas terduga saat ini kami tahan di Mapolres Poso, guna kebutuhan penyeledikan,” jelas kasat.

Sementara, Kasat mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memarkir kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. “Kalau bisa, pemilik kendaraan dapat melakukan penggandaan kunci kendaraan, berupa kunci kontak dan juga kunci setir,” ujarnya.

Ditambahkan Kasat, kejahatan terjadi, bukan saja karena ada niat dari pelaku, tetapi karena adanya kesempatan. SYM

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.