Perekat Rakyat Sulteng.

Perkuat Ekonomi Pensiunan PNS

PT TASPEN GELAR SEMINAR USAHA

20

SULTENG RAYA – PT Taspen menggelar seminar wirausaha pintar kewirausahaan PNS dan pensiunan untuk kesejahteraan di Hotel Santika, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Jumat (30/8/2019).

Pada kesempatan itu, PT Taspen melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Hotel Santika, dimana para PNS dan pensiunan PNS akan mendapatkan diskon saat menginap di Hotel Santika dan menggelar seminar wirausaha yang narasumbernya dari pensiunan PNS yang telah sukses berwirausaha.

Direktur Operasional PT Taspen, Ermanza menyampaikan, setiap pengurusan apapun di PT Taspen tidak dipungut biaya apapun, dan tidak boleh memberikan biaya apapun kepada jajarannya. “Untuk itu kami tegas, apabila ada kesalahan persoalan integritas maka kami akan memberikan panishment yang sesuai sampai mengeluarkan pegawai yang bermasalah tersebut,” katanya.

Bupati Banggai, Herwin Yatim yang hadir dalam seminar itu menyampaikan, kegiatan seminar kewirausahaan yang diselenggarakan oleh PT Taspen hari ini (Kemarin) adalah bagian dari memperkuat ekonomi akar bawah yang didalamnya termasuk para PNS yang akan pension.

“Melalui kegiatan ini mereka diberikan motivasi dari para narasumber, sehingga para ASN dan pensiunan dapat memiliki pengetahuan dalam berwirausaha, saya selaku Bupati Banggai sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada PT Taspen atas diselenggarakannya kegiatan ini,” jelasnya.

Bupati Banggai juga menyampaikan, kepada tamu undangan yang ada bahwa singkatan dari Luwuk adalah Lupa Waktu Untuk Kembali, pada kesempatan itu pula Bupati Banggai membuka secara resmi kegiatan seminar wirausaha pintar tersebut dengan pemukulan gong.

Hadir dalam kegiatan itu masing-masing, Direktur Operasional PT Taspen Ermanza, Ketua PWRI Sulteng Baharudin HT, Narasumber Direktur Galeri Investasi FEB Untad Dr. Khairul Anam, pimpinan perbankan Mitra Taspen dan PNS lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai. MAM

Leave A Reply

Your email address will not be published.