Perekat Rakyat Sulteng.

Muamalat Mudahkan Rencana Berkurban

22

SULTENG RAYA  – Bank Muamalat mulai membuka layanan produk tabungan untuk masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah yang ingin berkurban secara terencana dengan beragam kemudahan.

Branch Manager  Bank Muamalat Cabang Palu, Bambang Haryo Nugroho, mengatakan, produk anyar itu diharapkan menjadi solusi bagi umat atau nasabah agar lebih memungkinkan memperoleh hewan kurban yang selalu mengalami pergerakan harga signikan tiap tahun.

“Ibadah kurban juga membutuhkan perencanaan yang matang, lebih mudah jika sudah dirancang sejak jauh-jauh hari. Inilah melandasi lahirnya produk baru yang kami sebut iB Hijrah Rencana Kurban. Memudahkan ummat untuk berkurban secara terencana,” tuturnya, Kamis (15/8/2019).

Adapun khusus di Palu dan Sulteng, lanjut Bambang, iB Hijrah Rencana Kurban diyakini bisa termanfaatkan secara optimal mengikuti potensi nasabah yang memiliki niat antusias menunaikan ibadah kurban.

Untuk tahap awal inklusifitas produk itu, Muamalat Palu menjajaki komunitas serta berbagai organisasi islami yang mengakomodir para anggota untuk membuka tabungan rencana kurban secara kolektif.

“Namun yang paling menarik adalah kami sudah diminta oleh beberapa warga kompleks tertentu untuk dibukakan Tabungan Kurban ini, respons nasabah sangat baik di Palu dan Sulteng ini,” kata Bambang.

Untuk skala lebih luas, layanan tersebut diestimasikan bisa terjangkau oleh semua segmen, apalagi penyediaan hewan kurban segi ekonomis relatif mahal.

Tabungan rencana kurban dari Muamalat ini memiliki setoran rekening yang ringan, mulai dari 100.000 per bulan dengan jangka waktu beragam mulai dari 3 bulan sampai 20 tahun sehingga lebih mudah dalam mengatur jangka waktu yang dibutuhkan nasabah.

Bambang menguraikan, tabungan tersebut memiliki fasilitas yang membuat nasabah nyaman seperti fasiltias autodebet setoran bulanan dari rekening sumber dana, dan dana yang akan berpindahbuku secara otomatis ketika jatuh tempo.

“Semua pada akhirnya akan bisa berkurban, ini tujuan utama kami,” katanya.

Adapun persyaratan juga mencakup peserta harus berumur minimal 17 tahun dan maksimal 60 tahun, selain itu juga memiliki rekening Tabungan Muamalat IB sebagai sumber dana yang nantinya akan disetorkan sebagai setoran bulanan.

Pada sisi bisnis, Bambang optimistis produk tabungan rencana kurban bisa menjadi salah satu katalisator guna mengangkat lebih atraktif penghimpunan DPK perseroan di Palu dan Sulteng. */RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.