Perekat Rakyat Sulteng.

Tim Kemenkopolhukam Bakal Turun Langsung Mengecek

DATA PENERIMA BANTUAN BELUM VALID

21

SULTENG RAYA – Data belum valid, sebagai salah satu penyebab pencairan dana bantuan bagi korban bencana di Sulawesi Tengah mengalami keterlambatan.

Mencermati kondisi tersebut, Ketua Tim Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Kolonel Sutikno mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng bentuk Tim Terpadu.

Usulan itu disampaikan pada rapat bersama Pemprov Sulteng dan instansi terkait penanganan korban gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Sulteng, di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (13/8/2019).

“Tim Terpadu dibentuk dalam rangka penanganan percepatan rekonstruksi dan pemulihan bencana guna mendapatkan data yang lebih akurat,” kata Kolonel Sutikno.

Selain membentuk Tim Terpadu, Tim Menkopolhukam akan turun ke lapangan untuk mengkroscek secara langsung terkait pendataan penerima bantuan kebencanaan.

Pembentukan Tim Terpadu itu sesuai dengan pembahasan pokok rapat bersama tersebut, antara lain pencairan dana stimulan, jaminan hidup (Jadup), proses pembangunan Hunian tetap (Huntap), Hunian sementara (Huntara) dan hal lainnya.

Dalam rapat tersebut, Sutikno menerima sejumlah permasalahan, salah satunya disampaikan dari perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi terkait infrastruktur serta kepemilikan lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan Huntap.

“Beberapa permasalahan kami dapatkan. Kedepan akan diatasi melalui kebijakan-kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Rapat tersebut dipimpin langsung Koloner Sutikno dan dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng serta dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pihak terkait lainnya. RAF

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.