Perekat Rakyat Sulteng.

Sekdaprov Serahkan Hewan Kurban Jokowi

DI HUT KE-67 DONGGALA

56

SULTENG RAYA – Sehari setelah perayaan Idul Adha 1440 Hijriah, Kabupaten Donggala merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Donggala di. Halaman Kantor Bupati Donggala, Senin (12/8/2019).

Perayaan HUT ke-67 Donggala berlangsung khidmat dengan bernuansa kearifan lokal. Seluruh tamu undangan mengenakan pakaian bermotif khas batik bomba termasuk Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate.

Pada perayaan HUT Donggala kali ini, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kepala Desa Loli Pesua di Desa Loli Pesua, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

Satu ekor sapi dengan berat 900 Kg itu disembelih untuk dibagikan kepada warga setempat.

Hidayat Lamakarate mengatakan, Presiden Joko Widodo setiap tahun pada Hari Raya Idul Adha mengirimkan satu ekor sapi kepada setiap provinsi di Indonesia.

“Semoga dengan penyembelihan hewan kurban ini semua masyarakat bisa menikmati dan hal ini seraya agar kita bisa merayakan hari raya kurban  bersama-sama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hidayat Lamakarate juga mengajak masyarakat untuk berdoa agar seluruh wilayah Sulteng di berikan berkah dan perlindungan dari Allah SWT.

“Semoga dngan nyembelihan hewan Kurban  ini semua masyarakat bisa menikmati dan hal ini seraya agar kita bisa merayakan hari raya Kurban  bersama-sama,” jelasnya.

Pada puncak perayaan HUT ke-67 Donggala itu, mengangkat tema terkait meningkatkan investasi pascabencana berbasis kearifan lokal untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera berdaya saing, mandiri dan berkarakter menuju indonesia maju.

Tema itu mempertegas sekaligus memperteguh kembali komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala harus bangkit dan harus meningkatkan investasi pasca musibah bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang melanda Kabupaten Donggala tahun lalu.

 

TIGA TAHUN BERTURUT-TURUT

 

Diketahui, Presiden Jokowi, kembali membeli satu ekor sapi di Kota Palu. Sapi tersebut dipesan khusus oleh Jokowi di peternakan milik Warga untuk dikurbankan pada Idul Adha tahun ini.

Beli sapi kurban untuk warga di daerah ini, sudah menjadi program rutin presiden Joko Widodo selama menjabat. Tahun ini, Jokowi memilih peternakan milik Safran yang berlokasi Jalan Jati, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Palu.

Sapi yang diberi nama Katulistiwa itu memiliki hampir 900 kilogram, dengan harga Rp65 juta itu merupakan hasil persilangan antara sapi lokal Donggala dan peranakan ongole (PO) super.

Meski masih berumur masih 2 tahun 4 bulan, sapi hasil ternakan milik Safran ini sudah sangat besar karena dirawat secara khusus. Untuk makannya saja, sapi itu disiapkan rumput seberat 70 kilogram dalam sehari.

“Intinya yaitu kita harus menjaga makanannya, karena ternak itu asupan gizinya perlu diperhatikan,” katanya, Jumat (2/8/2019).

Yang menarik adalah, Katulistiwa ialah sapi ketiga milik Safran yang dibeli oleh Jokowi.Bahkan sapi hasil ternakannya itu sudah tiga tahun berturut-turut dibeli untuk dikurbankan bagi warga Sulteng.

“Alhamdulillah sejak tahun 2017 Presiden Jokowi belinya di sini, dan saat ini saya sudah menyiapkan dua ekor sapi dengan jenis yang sama untuk dikurbankan pada tahun 2020 dan 2021,” ucapnya, seperti dikutip dari Detik.Com.

Ia berharap, dua ekor sapi yang disiapkan itu akan dibeli lagi oleh Jokowi karena diperkirakan beratnya akan mencapai 1 ton lebih.

“Mudah-mudahan presiden masih suka beli di peternakan saya tahun depan,” Harapnya.

Sapi milik Safran yang dibeli Jokowi itu ternyata mendapat tanggapan positif bagi warga di Kelurahan Nunu. Pasalnya, bisa mengangkat nama baik Kelurahan Nunu. RAF/DTC

Leave A Reply

Your email address will not be published.