Perekat Rakyat Sulteng.

Pengedar Sabu di Banggai Ditangkap

61

SULTENG RAYA – Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Banggai, berhasil menangkap pengedar sabu La Upo alias upo di Samping PLTD Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai.

Hal itu disampaikan Kapolres Banggai, AKBP Moch Sholeh didampingi Kasat Narkoba AKP. Dewa saat merilis pelaku beserta barang bukti sabu di Mapolres Banggai, Kamis (25/7/2019).

Kapolres Banggai, AKBP Moch Sholeh menjelaskan, kronologis kejadian pada Rabu (24/7/2019) pukul 13.30 wita, anggota Satuan Narkoba Polres Banggai mendapat informasi bahwa ada seorang laki-laki sering melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dan sedang berada di Kelurahan Keraton Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai.

“Maka atas dasar dari informasi itu. Anggota Sat Narkoba langsung melakukan penyelidikan atas informasi itu di Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai dan sekitar jam 13.30 wita. Anggota Sat Narkoba langsung melakukan penangkapan kepada seorang Laki-laki yang setelah ditanya mengaku bernama La Upo alias UPO,” kata Kapolres.

Selanjutnya kata Kapolres, saat berhasil diamankan petugas melakukan penggeledahan terhadap pelaku dan menemukan 119 sachet plastik bening kecil  yang berisikan butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu, tiga sachet plastik bening besar yang berisikan butiran kristal bening yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu dan 10 pak plastik klip yang diisi di dalam sebuah tas warna abu-abu yang dibawa oleh La Upo alias Upo.

“Setelah diintrogasi bahwa, menurut keterangan saudara La Upo alia Upo bahwa narkotika jenis sabu-sabu tersebut, diedarkan di wilayah Kabupaten Banggai. Dengan ditemukannya barang bukti sejumlah tersebut di atas, saudara La Upo alia Upo dibawa ke Polres Banggai untuk proses lebih lanjut dan akan dilakukan pengembangan,” jelasnya.

Sementara, untuk pasal yang disangkakan yakni Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang  RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp1 Miliar.

Kapolres menambahkan, barang haram (Sabu) sebanyak 500 gram dapat menyelematkan 5.000 jiwa manusia, dan barang tersebut rencana akan diedarkan di Pulau Duo pada saat puncak acara Festival.

Kapolres Banggai, Moch Sholeh sangat memberikan apresiasi terhada anggta Satuan Narkoba yang berhasil menggagalkan pengedaran Narkotika jenis sabu dan merupakan terbesar dalam kasus penangkapan narkoba. Kapolres juga berjanji, akan segera menangkap pemilik atau bandar Narkoba tersebut. MAM

Leave A Reply

Your email address will not be published.