Perekat Rakyat Sulteng.

Pertamina Ciptakan Entrepreneur Muda dan Mandiri

MELALUI CREATING SHARED VALUE

31

SULTENG RAYA PT Pertamina (Persero), melalui anak perusahaannya yang mengelola bisnis pelumas otomotif dan industri, PT Pertamina Lubricants telah berfokus pada Creating Shared Value (CSV) dimana perusahaan dapat menciptakan dampak dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan tidak hanya bagi masyarakat namun juga sebagai bagian dari strategi jangka-panjang perusahaan.

Tantangan dunia pendidikan saat ini adalah bagaimana mencetak wirausaha untuk mengentaskan pengangguran yang jumlahnya masih bertambah. Masa depan yang makin menantang membutuhkan para inovator dan pencetak peluang usaha. SMK hadir dan terus berupaya meningkatkan motivasi wirausaha siswa. Kemandirian sebagai unsur utama wirausahawan harus dikembangkan sejak sekolah melalui sikap kemandirian dalam belajar. Evolusi program CSR Pertamina Lubricants tersebut diciptakan melalui Enduro Student Program (ESP) dan Enduro Home Service.

 Enduro Student Program

ESP dijalankan sebagai berkomitmen dalam menciptakan entrepreneur-entrepreneur muda, produktif dan mandiri dengan pemberian pelatihan, pembekalan, serta mentorship dalam bidang perbengkelan roda dua sampai pada tahap dimana peserta dapat mendirikan usaha bengkel roda dua secara mandiri. .

“Enduro Student Program pertama kali diluncurkan pada 2016 lalu di Cilacap dimana salah satu pabrik kita beroperasi. Di tahun 2019, ESP sudah di jalankan di 5 area sales region meliputi Jakarta, Semarang, Makassar, Kupang dan sekitarnya, Surabaya serta 2 production unit di Cilacap, dan Gresik dan telah berhasil menciptakan 71 bengkel mandiri di seluruh Indonesia. ESP juga telah membantu mewujudkan cita-cita anak-anak muda Indonesia dalam berwirausaha, khususnya mereka yang memiliki passion di bidang perbengkelan dan otomotif.” Ungkap Iwan Ridwan Faizal, Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants.

 Bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Industri Sulawesi Selatan, ESP khususnya di Makassar diluncurkan bulan September 2018 dengan menjaring 21 peserta dan saat ini sudah melahirkan 7 bengkel mandiri.

Salah satu jebolan ESP Makassar, Jumaris Abdul Rahman mengatakan bahwa dirinya merasa nervous, bingung, takut serta gembira saat pembukaan bengkel AR Rahman Motor. Walau dihari pertama belum mendapatkan pelanggan, hal tersebut tidak mematahkan semangat untuk terus berjuang.

“Berbagai usaha untuk mempromosikan bengkel kami jalankan, Dari menginfokan kepada warga sekitar, memasang spanduk hingga memasarkan bengkel melalui sosial media. Nampaknya hal tersebut sukses membuat kami mulai dilirik pelanggan. Ilmu yang didapat selama ESP juga sangat bermanfaat dan dapat diterapkan dalam bisnis,” ujar  Jumaris Abdul Rahman.

Saat ini bengkel AR Rahman sudah bisa memberikan pelayanan servis ringan, ganti oli, ganti ban, ganti kampas rem, ganti busi, press ban, servis karbu, ganti lampu, dan cas aki dan masih banyak lagi dengan penghasilan rata-rata Rp. 4,000,000.- 7,000,000./ bulan.

Iwan Ridwan Faizal melanjutkan, “Dunia otomotif dan perbengkelan merupakan urat nadi dan darah dari pertumbuhan industri pelumas di Indonesia. Sebagai produsen pelumas nasional, peran bengkel dan mekanik khususnya telah memberikan manfaat luar biasa bagi konsumen, pertumbuhan ekonomi negara dan kemandirian masyarakat. Pertamina Lubricants percaya bahwa mengembangkan keahlian dan minat para tenaga muda produktif sangatlah penting untuk memajukan industri pelumas dan ekonomi masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Kami berharap para entrepreneur muda tersebut dapat merasakan dinamika usaha bengkel dan terus menggali ilmu untuk mengembangkan bisnis”

 

Program ini selaras dengan komitmen CSR PT Pertamina Lubricants, bekerja sama dengan mitra, untuk mendukung kemandirian tenaga muda produktif Indonesia dibidang otomotif. Dengan Enduro Student Program ini, diharapkan kemandirian masyarakat dapat terbangun secara berkelanjutan dimana para peserta dapat terus membangun mimpi mereka, membuka lapangan pekerjaan, membangun ekonomi setempat dan menjadi inspirator bagi rekan-rekan mereka.

 

Enduro Home Service

Enduro Home Service merupakan program yang memadukan kompetensi yang diperoleh dari pembelajaran produktif di kelas dengan materi kewirausahaan. Secara teknis peserta dibekali kompetensi mekanik, entrepreneurship, manajemen pemasaran dan sales technique. Outputnya berupa jasa layanan yang mampu dimanfaatkan dan membantu masyarakat yang membutuhkan jasa perbaikan atau servis ringan.

Enduro Home Service batch pertama ini dilakukan di Cilacap dan melibatkan 150 siswa yang mengikuti mata pelajaran kewirausahaan. Masing-masing siswa ditugaskan untuk mencari 10 customer. Siswa lalu berkoordinasi dengan bengkel sekolah untuk dipinjamkan peralatan servis dan wearpack yang dapat digunakan saat melakukan layanan dari rumah ke rumah yang menjadi persyaratan kelulusan mata pelajaran kewirausahaan ini.

Program Enduro Home Service merupakan pengaplikasian program Link & Match Inisiasi dari Kementrian Perindustrian yang telah berjalan tahun ke-3 dimulai sejak 2017 yang melibatkan 7 SMK di Kota Cilacap binaan PT pertamina Lubricants.

Drs. Thohar, M.Si Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Banyumas menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat terutama PT Pertamina Lubricants dan menyampaikan bahwa program Enduro Home Service ini merupakan jawaban dari tantangan Gubernur yang menetapkan rencana pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Jawa Tengan tahun 2019-2023 yang memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia karena Provinsi Jawa Tengan saat ini memiliki 70% usia produktif. Dengan program ini diharapkan dapat diselaraskan kurikulum antara SMK dengan kebutuhan Industri.

 Tentang Enduro Student Program

 Enduro Student Program (ESP) adalah program Creating Shared Value (CSV), bagian dari CSR PT Pertamina Lubricants yang telah resmi diluncurkan pada tahun 2016 dan merupakan program rangkaian pendidikan, pelatihan dan kewirausahaan khususnya di dunia perbengkelan roda dua bagi siswa-siswi dari berbagai SMK Otomotif dan Teknik unggulan serta SMA.

ESP terdiri dari berbagai tahapan yakni pelatihan teknis dan non-teknis sepeda motor di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat selama 1 bulan. Pada sesi pelatihan non-teknis, peserta dibekali beberapa materi, diantaranya adalah Character Building dan Wawasan kebangsaan, pengelolaan limbah dan lingkungan, kewirausahaan, product knowledge pelumas dan creative thinking. Pelatihan teknis meliputi pelatihan mekanik teori dan praktik dengan instruktur/fasilitator otomotif yang handal. Materi yang akan diterima adalah seperti pengenalan, perawatan dan perbaikan kendaraan roda dua. Peserta melanjutkan program dengan melakukan praktek kerja (magang) di bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants dimana peserta akan menerima mentorship dan pelatihan kerja langsung oleh mekanik yang sudah berpengalaman dan dilanjutkan dengan pendampingan membuka bengkel secara mandiri.

Tentang PT Pertamina Lubricants

PT Pertamina Lubricants merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri serta base oil untuk pasar domestik dan internasional yang tersebar di Asia, Afrika, dan Australia. Pertamina Lubricants mengoperasikan 3 unit produksi di Gresik, Cilacap, dan Jakarta serta 1 unit produksi di Thailand dengan total kapasitas lebih dari 535 juta liter per tahun. Produk Pelumas Pertamina telah mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional, salah satunya dibuktikan dengan menjadi technical partner Automobili Lamborghini. Dengan kerjasama ini, produk pelumas Pertamina Fastron Platinum, SAE 10W-60, VW 504.00/507.00 menjadi produk resmi yang akan digunakan Automobili Lamborghini untuk setiap event motorsport yang akan ditangani tim Lamborghini Squadra. */WAN

Leave A Reply

Your email address will not be published.