Perekat Rakyat Sulteng.

Banggai Terima Dua Penghargaan Dari Kemenpan RB

21

SULTENG RAYA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai, menerima dua penghargaan kategori top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019, Kamis (18/7/2019).

Penghargaan itu, didapatkan melalui kompetisi inovasi pelayanan publik (Sinovik). Prestasi kali ini berhasil diraih dalam ajang top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019 yang digelar Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kedua penghargaan itu, yang pertama inovasi gerakan moral pinasa yaitu suatu gerakan moral berbasis kearifan lokal dan budaya untuk memberikan keteladanan dan motivasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bagi masyarakat agar terlibat langsung menjaga kondisi lingkungan bebas sampah, sehingga terwujud masyarakat yang berperilaku hidup bersih dan Sehat (PHBS). Inovasi tersebut dilakukan oleh Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Banggai.

Selanjutnya yang kedua, inovasi posyandu prakonspsi yaitu inovasi untuk memberikan pendampingan kepada wanita prakonsepsi untuk meningkatkan asupan gizi kepada calon ibu dan ibu hamil, guna menekan penyebab kematian ibu dan bayi serta angka prevalensi stunting. Inovasi tersebut dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menpan RB, Syafruddin yang diterima Wakil Bupati (Wabup) Banggai, H. Mustar Labolo.

Menpan RB, Syafruddin menjelaskan, top 99 merupakan bagian dari kompetisi inovasi pelayanan publik (Sinovik) tahun 2019 yang digelar Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kompetisi itu, kata Syafruddin, diikuti 3.156 peserta di lingkungan kementerian/lembaga, pemda, BUMN dan BUMD. Kemudian setelah melalui seleksi administrasi, terpilih sebanyak 1.627 proposal. Selanjutnya, top 99 bermakna inilah inovasi terbaik yang terpilih dari 3.156 inovasi yang mengikuti kompetasi ini. Sebagaimana tujuan terselenggara kompetisi ini yakni sebagai sarana percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Tujuan dari terselenggaranya kompetisi ini adalah sarana percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik, karena trend lahirnya kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, sehingga perlu inovasi dan pelayanan yang cepat dalam segala aspek,” kata Syafruddin.

Menurutnya, ajang penghargaan top 99 inovasi pelayanan publik merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah atas keberhasilan dalam membina inovasi pelayanan publik untuk masyarakat.

Diketahui, Wabup Banggai dalam menerima penghargaan itu didampingi, Sekretaris Daerah Banggai, Kepala Dinas Perkimtam, dan Kapala Dinas Kesehatan, Kasubid Litbang Bidang Ekonomi dan Pembangunan. MAM

Leave A Reply

Your email address will not be published.