Perekat Rakyat Sulteng.

Petani Dibuatkan Irigasi Tanah Dangkal

SOLUSI PERTANIAN DI SIGI

50

SULTENG RAYA – Dinas Tanaman Pangan dan Hotikultura (DTPH) Sulawesi Tengah terus mencari jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan air petani di Kabupaten Sigi.

Pasalnya, saat ini  bendungan gumbasa di Kabupaten Sigi belum sepenuhnya dapat difungsikan akibat bencana 28 September 2018 lalu. Padahal, bendungan itu melayani kebutuhan air 8.000 hektar lahan berbagai jenis pertanian.

Kepala DTPH Sulteng, Trie Iriani Lamakampali mengatakan, saat ini solusi yang dapat diupayakan pemerintah, yakni terus membangun irigasi tanah dangkal di setiap lahan-lahan pertanian.

“Irigasi tanah dangkal mampu mengairi 5 hektar lahan pertanian masyarakat petani di Sigi, dan itu sudah terbukti dan telah dilakukan di daerah-daerah sentra pertanian seperti di Kalawara dan daerah lainnya,” kata Trie Iriani Lamakampali kepada Sulteng Raya, Selasa (16/7/2019).

 MASIH KURANG

Sayangnya, jumlah irigasi tanah dangkal telah dibuat, masih sangat kurang. Untuk itu, pihak DTPH Sulteng merekomendasikan kepada para NGO atau pun perusahaan yang hendak menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), sebaiknya dialokasikan membantu pembuatan irigasi tanah dangkal.

Untuk membuat irigasi tanah dangkal membutuhkan biaya Rp15 juta. Irigasi tersebut, mempunyai prospek jangka panjang, baik untuk pertanian maupun memenuhi kebutuhan air masyarakat.

“Gumbasa itu bukan Cuma lahan pertanian yang dihidupinya, tetapi juga masyarakat sangat bergantung pada irigasi itu untuk pemenuhan konsumsi air sehingga tidak ada salahnya ketika perusahaan atau yang lainnya bisa memperhatikan hal tersebut melalui CSR,” katanya.

Sementara itu, akibat kekurangan air, petani sawah terpaksa diarahkan bercocok tanam memanfaatkan alih fungsi lahan dari padi menjadi jagung dan tanaman hortikultura yang sifatnya jangka pendek.

“Semangat untuk mendorong pertanian masih bisa dilakukan dalam situasi sekarang, hanya saja mengganti komoditas. Itu jangka pendek karena ketersediaan air,” ujarnya. RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.