Perekat Rakyat Sulteng.

Driver Grab Bike Keluhkan Pengurangan Insentif

114

SULTENG RAYA –  Sejumlah driver ojek online Grab bike mengeluhkan turunnya intensif driver yang disebabkan oleh kebijakan GDC (Grab Driver Center).

Keluhan itu diungkapkan para driver yang tergabung dalam Komunitas Patriot Mitra Grab Palu melalui jumpa pers di salah satu Warkop di Kota Palu, Ahad (7/9/2019).

Pembina Komunitas Patriot, Rudy menilai kebijakan GDC tidak berpihak kepada driver Grab. Hal ini terlihat tidak ada keterlibatan para komunitas driver dalam penyusunan tarif. Padahal sebelumnya, seringkali dilibatkan.

“Kami melihat GDC Palu tidak berpihak kepada driver. Setiap kami memprotes, selalu alasannya itu keputusan mutlak dari pusat. Kalau begitu mending tidak usah ada manajemen Grab di Palu,” katanya.

Akibat dari kebijakan tersebut, para driver mengalami penurunan pendapatan hingga 60 persen atau sekitar Rp60.000 sampai Rp70.000 setiap harinya.  Rudy menjelaskan, jika per hari para driver bisa dapat melakukan 22 kali pengantaran diluar intensif food,  maka penghasilannya bisa mencapai Rp66.000.

“Kalau sekarang beda, malah menurun hingga sekitar Rp50.000 saja, itu baru diluar intensif food atau makanan,” jelasnya.

Sebelum adanya pemberlakuan kebijakan baru, hitungan insentif berdasarkan jumlah pengantaran penumpang dan orderan food (makanan). Saat mengantar 9 penumpang dan 4 food driver sudah bisa mengantongi Rp34.000 sebagai insentif. Pengataran maksimal untuk insentif saat itu ditetapkan 22 penumpang diluar insentif food.

Sementara dengan aturan baru menurut Rudy, menggunakan skema poin berlian yang mana para driver harus mendapatkan 160 berlian untuk  bisa mendapat intesif per harinya. Untuk mencapai 160 berlian, driver harus mengantar penumpang sebanyak 16 kali.

“Perolehan 160 poin berlian dihargai Rp20.000. Padahal sebelumnya 16 mengantar penumpang sudah mendapat insentif Rp44.000,” jelasnya.

Selain itu,  aturan baru juga mengharuskan pengantaran wajib mencapai 27 trip untuk mendapat insentif Rp45.000. Dengan aturan baru ini driver Grab Palu merasa sangat dirugikan. GDC Palu juga dinilai keliru menetapkan tarif dalam radius dekat yang hanya Rp6.000.RAF

Leave A Reply

Your email address will not be published.