Perekat Rakyat Sulteng.

Momentum Idul Fitri Jadi Motivasi untuk Bersatu

28

SULTENG RAYA – Bulan suci ramadan telah berlalu, seluruh umat manusia juga telah merayakan kemenangan melalui momentum Idul Fitri untuk saling bermaaf-maafan.

Namun, tensi politik pascapengumuman resmi pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memenangkan pasangan nomor urut 1 Jokowi-Ma’ruf pada Mei 2019 lalu, kini bergulir ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Demi menghindari perpecahan di masyarakat, demisioner Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tengah, Moh Siddiq Djatola mengingatkan, kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Fitri 1440 H sebagai motivasi menciptakan persatuan dan kesatuan antar sesama.

“Jadikan suasana Idul Fitri untuk melakukan intropeksi diri dan berharap dapat kembali fitri serta bersih dari segala dosa-dosa,” katanya kepada Sulteng Raya, Selasa (11/6/2019).

Menurutnya, persatuan dan kesatuan merupakan salah satu poin penting setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa dengan menahan diri dari perbuatan buruk. “Sebulan lamanya kita menahan untuk tidak berbuat buruk, saatnya kita bersatu untuk masa depan Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, persatuan dan kesatuan merupakan salah satu poin penting untuk diwujudkan setelah beberapa bulan lamanya bergelut dengan politik Pilpres. Ditambah lagi, kericuhan 22 Mei 2019 lalu dinilai telah menodai kesucian bulan ramadan. Dengan begitu, kata Siddiq persatuan dan kesatuan harus benar-benar diwujudkan.

“Menjaga persatuan dan kesatuan merupakan sebuah konsekuensi tanggung jawab upaya sungguh-sungguh menjaga keutuhan NKRI dari pengaruh politik apapun,” jelasnya.RAF

Leave A Reply

Your email address will not be published.