Perekat Rakyat Sulteng.

Fadila Snack  Raup Omzet Hingga Rp500 Juta

Bulan Ramadan

35

SULTENG RAYA – Fadila Snack merupakan salah satu toko yang menjajakan berbagai cemilan khas lebaran. Beralamat  di Jalan I Gusti Ngurah Rai Kota Palu, toko ini mampu meraup setidaknya Rp500 juta setiap momentum ramadan hingga hari raya Idul Fitri.

Pemilik toko Fadila Snack, Muzakir Mardjengi kepada Sulteng Raya mengatakan bisnisnya telah bertahan selama kurang lebih tiga tahun. Dalam tiga tahun itu, bulan ramadan menjadi salah satu momentum yang paling ditunggu-tunggu. Pasalnya, omzet mampu melonjak hingga berkali-kali lipat dibanding bulan biasanya.

Aneka cemilan yang ia datangkan langsung dari distributor di Surabaya itu sangat banyak peminat. Berbagai bentuk kemasan ia jual dengan banderol harga variatif mulai dari Rp17 ribu per bungkus hingga yang paling mahal Rp150 per karung.

“Omzet bisa setengah miliar. Usaha ini juga cukup populer kalau menjelang lebaran yang dampaknya ke omzet. Dengan banyaknya omzet, saya bisa pekerjakan sejumlah karyawan, membuka lapangan kerja,” tuturnya kepada Sulteng Raya, Selasa (21/5/2019).

Dikatakannya, aneka cemilan yang ia jual dapat terjamin kualitasnya seperti kuping gajah, kacang telur, astor, emping, dan masih banyak lagi. Masyarakat tinggal datang dan memilih sesuai keinginan.

“Terbuka juga untuk pelaku bisnis online, yang ingin jadi reseller, silahkan datang saja setidaknya foto untuk dijual kembali secara online,” ujarnya.

Ia mengaku telah melihat potensi pasar untuk cemilan, dimana orang lain belum jeli melihat. Katanya, dengan kesibukan masyarakat perkotaan, pasti dalam mempersiapkan segala sesuatu, ingin instan, termasuk yang berhubungan dengan kebutuhan jelang labaran.

“Memang ada penurunan dibanding tahun sebelumnya. Tapi, tak jauh berbeda meski kemarin bencana, ini membuktikan cemilan jelang lebaran itu menjadi kewajiban setiap keluarga,” tuturnya.

Saat ini, kata dia, untuk melebarkan usahanya, Muzakir membutuhkan tambahan modal usaha. Harapannya, pemerintah mampu melihat potensi pasar usaha yang ia jalankan dan memberi ruang untuk usahanya berkembang.

“Saya terbuka jika ini dilirik pemerintah untuk setidaknya dibantu tambahan modal untuk supaya lebih besar lagi usaha. Karena saya juga ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya merangkul karyawan, khususnya orang-orang yang terdampak bencana kemarin untuk dipekerjakan,” imbuhnya. RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.