Perekat Rakyat Sulteng.

Tokoh Adat Sindue Tolak Gerakan Poeple Power

18

SULTENG RAYA – Tokoh adat Desa Sumari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Makmur menolak gerakan Poeple Power yang lagi hangat digaungkan oleh sejumlah elit politik di Jakarta.

Menurutnya, Poeple Power hanya akan memecah belah bangsa yang sudah hidup aman tentram dan damai saat ini.

Makmur, mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat di bulan suci Ramadan ini, agar lebih mempererat dan menjalin hubungan silaturahim antara sesama. “Mari kita kembali untuk kebersamaan dalam kerukunan yang lama sudah kita jaga ini,” kata Makmur, Kamis (16/5/2019).

Makmur mengklaim, masyarakat Donggala, khususnya di Sindue menolak adanya rencana aksi People Power pascapilpres 17 April 2019. “Tunjukkan bahwa kita masyarakat Donggala cinta akan adanya perdamaian. Ketenangan rakyat pascapemilu jangan diciderai dengan ambisi yang digelorakan sejumlah elit politik untuk melakukan gerakan rakyat yang disebutnya people power,” jelasnya.

Makmur berharap, masyarakat di wilayahnya tidak terhasut atau terprovokasi atas ajakan people power tersebut. “Masyarakat Sindue Kabupaten Donggala jangan terprovokasi untuk gerakan yang merusak bangsa,” harapnya. TUR

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.