Perekat Rakyat Sulteng.

Bawaslu Dukung Pembentukan Tim Pencari Fakta

21

SULTENG RAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Sulawesi Tengah mendukung langkah Gerakan Daulat Rakyat Sulteng dalam membentuk tim pencari fakta.

Dukungan itu sehubungan dengan aspirasi Gerakan Berdaulat Rakyat Sulteng yang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bawaslu Sulteng, Kamis (17/5/2019), yang meminta dukungan Bawaslu Sulteng membentuk tim pencari fakta untuk menelusuri kecurangan Pemilihan Umum (Pemilu) di Sulteng.

Ketua Bawaslu Sulteng,  Ruslan Husein mengatakan, tim pencari fakta diharapkan bisa membuka dugaan kecurangan Pemilu yang tidak dapat dijangkau Bawaslu Sulteng. Sebab, kecurangan bisa saja terjadi di luar pengawasan Bawaslu.

“Tanpa pastisipasi masyarakat, Pemilu kita tidak bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Bahkan, dukungan pembentukan tim pencari fakta sebelumnya sudah disepakati Bawaslu RI dengan dalil yang sama. Dengan begitu, Bawaslu Sulteng juga ikut mendukung pembentukan tim tersebut.

Selain itu, Ruslan mengajak kepada masyarakat Sulteng jika menemukan dugaan pelanggaran Pemilu,  bisa segera melapor ke Bawaslu dengan membawa data lengkap kecurangannya. Sehingga, bisa segera ditindaklanjuti.

“Bawa datanya dan segera lapor kepada kami, ” Jelasnya.

Untuk sementara ini, Bawaslu Sulteng telah menerima laporan dugaan kecurangan Pemilu dari Gerakan Berdaulat Rakyat Sulteng.  Kecurangan tersebut beragam, mulai dari penggelembungan suara, pembukaan kotak suara setelah dilaksanakan proses pemungutan suara, dan lain sebagainya.

Laporan tersebut diserahkan langsung kepada Bawaslu Sulteng saat massa aksi Gerakan  Berdaulat Rakyat Sulteng melakukan aksi damai didepan kantor Bawaslu Sulteng.

“Saya akan tindaklanjuti laporan ini kepada Bawaslu RI, ” Ucapnya.RAF

Leave A Reply

Your email address will not be published.