Perekat Rakyat Sulteng.

BRI Belum Berani Cairkan Dana Stimulan

DATA PENERIMA TIDAK AKURAT

36

SULTENG RAYA  – Penantian panjang korban bencana alam untuk mendapatkan dana stimulan segera terealisasi.

Saat ini, sejumlah bank telah menerima dana stimulan perbaikan rumah tersebut. Salah satunya, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Palu.

Namun, pihak BRI belum berani mencairkan dana tersebut kepada penerima. Pasalnya, data yang ditermia BRI Cabang Palu dari pemerintah daerah terdampak bencana alam belum akurat.

BRI masih menemukan sejumlah nama penerima double atau dua nama yang sama. Padahal, penerima dana stimulan hanya diberikan kepada satu orang berdasarkan kategori kerusakan.

Rusak berat mendapatkan Rp50 juta, rusak dingan Rp25 juta dan rusak ringan mendapatkan Rp10 juta.

Pemimpin Cabang BRI Palu, Wahib Gunadi mengatakan, pihaknya mendapatkan mendat dari pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah untuk mengakomodasi dua kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong.

“Dana stimulan itu sudah di transfer ke kami melalui rekening operasional BPBD, hanya saja untuk penyalurannya saat ini kami tinggal menunggu data korban. Karena data tersebut sementara dilakukan verifikasi oleh Kementerian Sosial, Dinas Sosial dan BPBD,” katanya, Senin (13/5/2019)

Saat ini, kata dia, data penerima di dua kabupaten tersebut, sudah masuk sebanyak 1.200 penerima yang rumahnya rusak berat. Hanya saja, kata dia, data tersebut tumpang tindih atau masih terdapat nama yang sama.

“Dari data yang ada banyak kami temukan namanya itu double. Akhirnya datanya ditarik lagi untuk dilakukan verifikasi kembali,” ungkapnya.

Menurutnya, dana stimulan itu sudah masuk ke semua bank yang ditunjuk Pemerintah. Pencairannya tinggal menunggu hasil perbaikan data korban.

“Jadi, setelah data pemerima yang double ini sudah diverifikasi kembali dan diserahkan ke kami, selanjutnya kita langusung buka rekening massal dan memasukkan uangnya ke rekening para korban,” ucapnya.

Wahib memastikan, pencairan BRI tidak butuh waktu lama, setelah data tersebut sudah dipastikan keakuratannya, maka langsung bisa dicairkan.

“Pencairannya tidak lama kami lakukan, mungkin sekitar dua hari hingga tiga hari pencairannya selesai, dan itu sudah maksimal sekali,” ujarnya.

SUDAH DUA PEKAN MENGENDAP

Wahid menuturkan, dana stimulan yang diterima BRI sudah sekitar dua pekan lalu.

“Untuk data awal, dua kabupaten yang menjadi wilayah kami itu sekitar 23 ribu orang yang harus dibayarkan. Dan tahap satu kategori rusak berat sekitar 1.200 orang,” kata Wahid.

Diketahui, kebutuhan anggaran untuk dana stimulan sebesar Rp2,2 triliun.

“Dana stimulan untuk BRI sekitar Rp655 miliar yang akan disalurkan kepada korban bencana di dua kabupaten tersebut,” tuturnya.

Selain BRI, Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri juga dipercayakan untuk menyalurkan bantuan dana satunan perbaikan rumah tersebut.

BRI untuk Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong, BNI untuk Kabupaten Sigi dan Bank Mandiri untuk Kota Palu.RHT

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.