Perekat Rakyat Sulteng.

Telkomsel Baktiku Negeriku Hadir di Papua Barat

Bangun Potensi Ekonomi Masyarakat Kaimana

48

SULTENG RAYA – Telkomsel melanjutkan program pemberdayaan masyarakat bertajuk ‘Baktiku Negeriku’ yang telah berlangsung sejak tahun lalu. Program Corporate Social Responsibility (CSR) ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai daerah pelosok di Indonesia melalui teknologi, pemberdayaan masyarakat serta pendidikan.

Program itu, hadir untuk masyarakat Provinsi Papua Barat, tepatnya Kampung Trikora, Kecamatan Kaimana, (28–30/04/2019, setelah sebelumnya telah diselenggarakan di Kepulauan Selayar, Desa Bonto Sunggu dan Labengki

Rangkaian kegiatan Baktiku Negeriku di Kampung Trikora, Kaimana meliputi edukasi digital marketing, entrepreneurship, e-logistik, teknik fotografi, dan dilanjutkan dengan bersih-bersih pantai.

Telkomsel juga memberikan fasilitas digital center yang berisi dua unit komputer desktop, satu unit smart TV, koneksi internet selama satu tahun, yang diresmikan oleh Direktur Human Capital Management Telkomsel, Irfan A. Tachrir, Asisten I Bupati Kaimana, Drs. Thamrin, Kepala Kampung Trikora, Hendriku Ojanggai, dan disaksikan oleh seluruh warga Kampung Trikora dengan dilaksanakannya simbolisasi pemotongan pita.

“Sebagai perusahaan yang beroperasi sangat dekat dengan masyarakat, Telkomsel ingin memberikan manfaat yang lebih kepada lingkungannya,” tutur Direktur Human Capital Management Telkomsel, Irfan A. Tachrir dalam rilis yang diterima Sulteng Raya, Rabu (1/5/2019).

Program Baktiku Negeriku diadakan dengan berbagai aktivitas, seperti kerja sukarela karyawan (employee volunteering). Karyawan Telkomsel terpilih, akan melakukan sosialisasi pemasaran hasil daerah menggunakan internet melalui edukasi Digital Marketing, e-Logistics, Entrepreneurships, Photography, serta pemanfaatan aplikasi LinkAja untuk mendorong kemajuan desa melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program ini juga meliputi pelatihan bagi anak muda setempat mengenai pemanfaatan teknologi informasi yang melibatkan masyarakat lokal (local youth empowerment).

Setelah mendapatkan pelatihan, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang akan memimpin komunitas lokal menuju kehidupan yang lebih baik dengan pemanfaatan teknologi.

Program yang menyasar pertumbuhan berkelanjutan ini juga meliputi pembangunan dan renovasi fasilitas umum, pusat media dan edukasi warga, serta melakukan kegiatan sosial bersih-bersih pantai.

Hal ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, akan dibangun juga pusat digital yang dilengkapi perangkat komputer dengan akses Wi-Fi. Pada pusat digital ini, para warga bisa belajar lebih banyak mengenai pemanfaatan teknologi digital dengan didampingi oleh agen perubahan setempat yang telah mendapatkan pelatihan dari Telkomsel.

Hal ini diharapkan mampu menginspirasi anak muda tersebut untuk kembali membangun desanya dengan segenap potensi dan kearifan lokal yang dimilikinya.

“Program ini sekaligus memberikan kesempatan kepada karyawan Telkomsel untuk mengasah diri dan meningkatkan kemampuan untuk bisa turun tangan memberikan kontribusi yang positif secara langsung kepada masyarakat. Kami pun berharap program ini dapat mempererat komunikasi yang terjalin antara karyawan Telkomsel dengan masyarakat setempat,” imbuhnya. */RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.