Perekat Rakyat Sulteng.

Kimia Farma Bakal Tambah Klinik Kontainer

90

SULTENG RAYA – Setelah resmi menyerahkan satu unit klinik kesehatan kontainer di Masjid Agung untuk membantu pengungsi, Kamis (19/4/2019), PT Kimia Farma, Tbk., kembali mencanangkan bakal menambah satu klinik di lokasi pengungsian lainnya.

Bantuan itu merupakan berkomitmen Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu dalam mendukung pemenuhan jaminan kesehatan di posko pengungsian di Sulteng.

Seperti sebelumnya, PT Kimia Farma, Tbk., tetap bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam penyaluran bantuan yang bersumber dari dana Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Kimia Farma, Tbk.

Direktur Umum dan Human Capital Kimia Farma, Arief Pramuhanto, mengatakan, pemenuhan kebutuhan kesehatan sangat penting khususnya kawasan rentan penyakit menular seperti di posko pengungsian.

“Bagi kami ini yang pertama memang, jadi kita tidak menutup kemungkinan bahwa nanti kedepan akan tambah karena klinik ini semi permanen, seperti portable yang bisa pindah-pindahkan. Jadi, kalau ada daerah lain yang membutuhkan mohon bisa menghubungi kami, siapatau kita bisa memberikan bantuan klinik juga” kata Arief usai peresmian klinik kontainer di Masjid Agung.

PT Kimia Farma, Tbk., juga menyiapkan tenaga kesehatan di klinik kesehatan kontainer sebagai upaya memaksimalkan pelayanan.

Tenaga kesehatan itu, kata dia, bakal diambil dari ‘rumah sehat’ Baznas di Parigi Moutong.

“Jadi dokter dan perawatnya akan dikirim dari sana,” tuturnya.

Untuk memenuhi kebutuhan obat masyarakat, Arif menuturkan PT Kimia Farma telah lama malang melintang di industri kesehatan khsusnya di Sulteng. Sebanyak 12 apotik resmi kimia farma yang tersebar di seluruh daerah di Sulteng.

“Apotik itu selama ini telah memaksimalkan pelayanan, meskipun kami juga ikut terdampak bencana walau tak signifikan,” ujarnya. RHT

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.