Perekat Rakyat Sulteng.

Longki: Jangan ‘Golput’!

49

SULTENG RAYA – Seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat dan terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna memberikan suaranya dalam Pemilu 2019 pada hari pencoblosan, Rabu (17/4/2019).

“Datanglah ke TPS, gunakan hak pilih dengan baik, jujur dan adil, jangan sampai ‘golput’,” kata Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola pada upacara peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulawesi Tengah di halaman kantor Gubernur Sulteng, Sabtu (13/4/2019).

Kepada aparatur sipil negara, gubernur meminta agar ASN menjaga integritas dan profesionalismenya dengan menjunjung tinggi netralitas berdasarkan ketentuan peraturan perudang-undangan selama berlangsungnya pemilu.

“ASN tidak boleh berpolitik praktis yang mengarah pada keberpihakan, berafiliasi dengan partai politik serta membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan dan/atau merugikan calon tertentu,” ujarnya.

Kepada penyelenggara pemilu, pengawas dan aparat keamanan agar bersungguh-sungguh memelihara dan menegakkan etika penyelenggaraan pemilu dengan bertindak jujur, netral, transparan dan profesional.

“Tiap suara harus dijaga agar tidak dimanipulasi, digelembungkan atau dikurangi,” ujarnya dengan menyebut bahwa penyelenggara pemilu akan menjadi sasaran godaan, intervensi, intimidasi dari berbagai pihak untuk memenangkan salah satu peserta.

Kepada seluruh pemangku kepentingan, tokoh agama, masyarakat dan tokoh adat, diharapkan menjaga proses pemilu serentak ini agar berjalan aman, tertib, jujur, adil dan demokratis.

“Dengan demikian, apapun hasil pemilu nanti, dapat kita terima dan memperkokoh persatuan dan kesatuan serta keutusan bangsa,” ujarnya.

Imbauan serupa juga sampaikan Wali Kota Palu, Hidayat. Ia meminta warganya untuk datang ke TPS memberikan aspirasi politik sesuai hati nurani dan tidak sampai golput karena hal itu merugikan diri sendiri dan juga bangsa Indonesia.

“Saya harap warga Palu tidak golput pada Pemilu Legislatif dan Presiden yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 17 April 2019,” harap Hidayat, Ahad (14/4/2019).

ia mengatakan pemilu tinggal dua hari lagi dan ini merupakan pesta demokrasi yang seharusnya dirayakan seluruh rakyat Indonesia, termasuk warga Kota Palu dengan mendatangi TPS di wilayah masing-masing menyalurkan aspirasi politik untuk masa depan bangsa lima tahun ke depan.

“Jangan sampai sia-siakan kesempatan ini, karena nanti lima tahun lagi baru ada pemilu,” kata dia.

Sebagai rakyat dan warga yang baik, tentunya mendukung penuh pesta demokrasi tersebut dengan memberikan suaranya sesuai pilihan hati nurani.
Suksesnya pemilu merupakan kemenangan bagi semua rakyat Indonesia.

Dia juga meminta ASN di jajaran Pemkot Palu untuk tetap menjunjung tinggi integritas dan netralitas.

Sejak Ahad dini hari (14/4/2019), wajah Kota Palu mulai kembali bersih dari APK parpol dan caleg yang siap bertarung di Pemilu Legislatif dan Presiden 2019 ini.

Begitu pula kondisi keamanan di Ibu Kota Provinsi Sulteng cukup aman dan terkendali. ROA/ANT

Leave A Reply

Your email address will not be published.