Perekat Rakyat Sulteng.

Pengurus Baru Perhepi Diharapkan Mampu Memajukan Petani

58

SULTENG RAYA  – Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi), Prof Hermanto Siregar, berharap kepada Pengurus Perhepi Komisariat Daerah (Komda) Palu Periode 2019-2022, mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Sulteng.

“Semoga degan dilantiknya pengurus Komda yang baru ini, mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Sulteng,” kata Prof Hermanto Siregar usai mengambil sumpah Pengurus Perhepi Komda Palu Periode 2019-2022 di salah satu restoran di Kota Palu, Kamis, (11/4/2019).

Sementara itu, Ketua Panitia pelantikan pengurus Perhepi, Arifudin Lamusa, menjelaskan, isu petani sangat menarik dan tidak pernah habis. Sebab, petani memiliki kontribusi besar dalam membangun bangsa ini. Khususnya, dalam menghasilkan produk yang bisa dikomsumsi oleh masyarakat.

“Tetapi, dilain pihak posisi petani sangat lemah, olehnya Perhepi diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah, praktisi, dan akademisi untuk memajukan petani. Sehingga, jika petani kuat maka bangsa juga akan kuat, jadi itu adalah misi utama kami di Perhepi ini,”tuturnya.

Sementara itu, Ketua Perhepi Komda Palu, Prof Hermanto, menjelaskan, secara nasional Perhepi sudah yang ke 50 tahun. Sedankan di Sulteng, Perhepi sudah ada sejak 1972, namun masih dijabat oleh pejabat-pejabat Pemerintah Daerah.

“Sempat vakum beberapa tahun, pada tahun 2013 pengurus Perhepi Komda Palu kembali dikukuhkan, atas inisiasi kami bersama teman-teman. Perhepi sebagai perhimpunan ekonomi pertanian, tentu saja kita komitmen dan konsen terhadap masalah pertania secara luas di Sulteng, terutama dibidang agrobisnis dan kelautan”tutrnya.

Lebih lanjut, kata dia, Perhepi mempunyai dua tujuan, pertama memberdayakan dan menyejahterakan anggota, kedua secara eksternal mendukung dan menunjang upaya pemerintah dalam pemberdayaan petani.

Diera industri 4.0 saat ini, kata dia, petani dan nelayan harus terus diberdayakan melalui pelatihan, riset dan pengabdian. Perhepi fokus melihat potensi usaha sturtup yang bisa dikembangkan kaum millenial. Perhepi mendorong kaum millenial menjadi pelaku-pelaku usaha startup yang pada akhirnya bisa penjedia lapangan pekerjaan.

“Dengan begitu kita di Sulawesi Tengah bisa bersaing dengan daerah lain sebagaimana komitmen bapak gubernur agar Sulteng sejajar dengan provinsi lain di Indonesia Timur,” ucap Yudi.

Perhepi juga kata dia fokus terhadap industri pangan unggulan Sulteng yang masih belum dikenal secara luas. Yudi mencontohkan Sulawesi Tengah dengan potensi besar hasil pertanian dan rumput laut, harusnya terkenal luas serta menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi masyarakat. Selain itu, berbagai kuliner andalan di Sulteng saat ini masih belum maksimal dikembangkan pihak terkait.

“Hari ini kita belum mendengar apa industri yang dikembangkan untuk menopang ekonomi pertanian di Sulawesi Tengah. Itulah yang nanti menjadi perhatian kami bekerjasama dengan lintas sektor,” ungkap Yudi.

Secara internal, Perhepi Komda Palu juga akan meningkatkan sumber daya manusia pengurusnya. Tujuannya agar bisa berperan baik dalam tranfers pengetahuan kepada masyarakat, khususnya pertani dan nelayanan.*/ADK

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.