Perekat Rakyat Sulteng.

Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi

Perbankan Syariah Harus Terus Disosialisasikan

43

SULTENG RAYA – Perbankan syariah saat ini mulai diperhitungkan dalam sektor perbankan. Bahkan perbankan syariah dinilai sangat berpotensi menarik nasabah, khususnya yang beragama islam.

Banyak yang menarik menadi nasabah perbankan syariah, karena perbankan syaraiah kini memiliki berbagai program pembiayaan tersertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) sesuai syariat islam.

Meski demikian, para penggiat perbankan syariah tidak harus jumawa atas penilaian itu. Meningkatkan Intensitas sosialisasi kepada masyarakat dinilai masih sangat dibutuhkan sehingga kedepan bukan tidak mungkin sektor syariah dapat melampaui konvensional.

Demikian disampaikan Area Konsumer Bank Syariah Mandiri Cabang Palu, Muin kepada Sulteng Raya, pada momentum penutupan Sulteng Expo di sirkuit Panggona, Sabtu (13/5/2019).

“Masih butuh sosialisasi dari pelaku ekonomi Islam sendiri dan didukung kesadaran menjalankan ajaran agama secara penuh. Kalau Islam mau dijalankan dalam kehidupan, maka konsep ekonomi Islam itu akan mudah berjalan,” tuturnya.

Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah diyakini memiliki prinsip yang menekankan nilai etika, keadilan dan kesetaraan, potensinya sangat besar untuk dikembangkan demi pertumbuhan berkelanjutan.

“Di banyak negara yang bukan mayoritas muslim mampu untuk mengembangkan ekonomi keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, sayangnya di indonesia masih banyak tantangan dalam perkembangannya,” katanya.

Ia menjelaskan salah satu faktor kunci keberhasilan dalam pengembangan ekonomi syariah yakni perlu dukungan penuh dari pemerintah dan harus ada pernyataan dimana ekonomi syariah sebagai ekonomi nasional.

“Ekonomi syariah di Indonesia ini sebagai motor pergeraknya ada. Sebab, lembaga keuanga syariah saat ini adalah konsep gotong royong dan tolong menolong yang menjadi prinsip syariah dan itu tetap diterapkan,” ujarnya.

Pihaknya mengajak Bank Indonesia sebagai lembaga sentral yang independen untuk meningkatkan peran bersama semua pihak baik pembuat kebijakan, pelaku ekonomi, maupun dunia pendidikan dengan memperkuat pendidikan ekonomi keuangan syariah demi meningkatkan literasi publik tentang ekonomi keuangan syariah.

“Harapannya semua stakeholder secara nyata berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara global dan nasional dan kordinasi langkah-langkah kongkrit untuk mensinergikan pengembangannya,” imbuhnya. RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.