Perekat Rakyat Sulteng.

UTBK SBMPTN 2019 Dimulai

89

SULTENG RAYA – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 resmi dimulai pada 13 April 2019. Hal itu ditandai dengan adanya serah terima berita acara SBMPTN yang dilaksanakan Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz, MP, di Gedung Media Center Untad, Sabtu (13/4/2019).

Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2019 ini  dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, untuk Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Universitas Tadulako juga bertindak sebagai penyelenggaran UTBK tersebut, untuk pertama kalinya.

Ketua Panitian pelaksanaan UTBK Untad, Prof Sutarman Yodo, mangatakan, total calon mahasiswa sebagai peserta UTBK tahun 2019 ini sebanyak 10.765 orang. Terdiri dari peminatan Sains dan Teknologi (Saintek) sebanyak 5.773 orang, Sosial dan Humaniora (Soshum) sebanyak 4992 orang.

Lebih lanjut, kata Sutarman, jumlah tersebut akan dilayani sebanyak 16 sesi, dari 20 sesi yang disiapkan oleh panitia. Sesi pertama akan dilayani sebanyak 6.346 calon mahasiswa, sementara digelombang ke dua akan dilayani sebanyak enam sesi dengan total calon mahasiswa baru sebanyak 4.419 orang.

“Untuk sesi hari ini dan besok (Kemarin, Red) yaitu sebanyak 4 sesi, masing-masing sesi pertama akan dilayani sebanyak 851 calon mahasiswa, diamana mereka dilayani dilingkungan kampus sebanyak 170 orang, selebihnya dilayani dengan mitra kita yaitu SMAN 1 Palu, SMKN 1 Palu, SMKN 2 Palu, SMKN 3 Palu, SMA BK, dan SMA Madani, itulah mitra kita yang melayani kegiatan UTBK ini,”terangnya, Sabtu (13/4/2019).

Sutarman mengakui, bahwa Untad belum mampu melayani seluruh peserta UTBK secara mandiri, karena sarana dan prasarana belum memadai. Olehnya, untuk pelaksanaan UTBK ini, Untad bermitra dengan sejumlah sekolah tersebut. Jadi, kata dia, pihaknya memanfaatkan mitra yang ada di luar kampus untuk melaksanakan UTBK ini.

Untuk melayani peserta UTBK SBMPTN tahun 2019 ini, Untad menggunakan 30 ruangan, yang terdiri dari enam ruangan dilingkungan Untad, serta 24 ruangan disediakan oleh sekolah-sekolah yang menjadi mitra Untad melaksanakan UTBK ini. Jadi, enam ruangan dilingkungan kampus tersebut terdiri dari ruangan Media Center satu ruangan, FMIPA satu ruangan, Fakultas Teknik satu ruangan, UPT Bahasa satu ruangan.

Selanjutnyaa, kata dia, SMA Madani dua ruangan, SMAN 1 Palu dua ruangan, SMKN 1 Palu dua ruangan, SMKN 2 Palu lima ruangan, SMKN 3 Palu enam ruangan, serta SMA BK Palu lima ruangan. Kapasitas dalam satu ruangan adalah 30 orang.

Ditempat yang sama, Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP, menjelaskan, bahwa pelaksanaan UTBK merupaka permulaan dari pelakkanaan SBMPTN. Pelaksanaan SBMPTN tahun ini, kata dia, sekiranya sangat jauh berbeda dengan pelaksanaan SBMPTN dari tahun sebelumnya. Sebab, tahun 2018 pelaksanaan penyerahan berita acara seperti ini pasti sudah ramai, semua panitia sudah stand by ditempat pelaksanaan, begitupun dengan calon mahasiswa baru sudah memadati Untad, sekarang jauh berbeda.

“Perlu kita renungkan, bahwa pelaksanaan ini tentu banyak resikonya. Sehingga, kita diminta untuk berdoa dan mengantisipasi hal-hal yang sifatnya teknis, jangan sampai pelaksanaan UTBK di Untad mengalami gangguan. Kemarin kita sudah meninjau lokasi pelaksanaan UTBK ini, terutama yang berada diluar Untad. Alhamdulilah kami diterima dengan baik, sebagai tanggungjawab pelaksanaan UTBK ini, saya harus memastikan bahwa mitra kita untuk  melaksanakan UTBK ini siap melaksanakan UTBK,’tuturnya.

Dari hasil kunjungan tersebut, kata dia, semua mitra Untad dalam melaksanakan UTBK ini sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Namun, hanya satu yang menjadi kekhawatiran yaitu, ketika listrik padam, tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Sebagai Perguruan Tinggi (PT) yang besar di Provinsi Sulawesi Tengah, pihaknya merasa minder  dengan kurangnya sarana prasarana yang ada di Untad saat ini, terlebih khusus sarana pendungkung pelaksanaan UTBK.

Olehnya, kata dia, dirinya berharap agar pelaksanaan UTBK tahun ini menjadi penyemangat untuk membangun Untad kedepannya. Sehingga, kedepannya Untad bisa melaksanakan UTBK secara mandiri, agar peserta UTBK bisa lebih mengenal Untad lagi nantinya.

“Oleh karena itu, saya berharap semua dekan mendukung hal tersebut. Sebab, hal seperti ini harus Kita lengkapi, jika memungkinkan pada pembahasan anggaran,  pengadaan komputer ini harus menjadi prioritas, tidak usah dulu mengaggarkan paving, membenahi interior, tetapi pengadaan koputer ini harus  diutamakan, karena merupakan kebutuhan dasar, yang harus terpenuhi di era Revolusi Industri 4.0 ini,”ucapnya.ADK

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.