Perekat Rakyat Sulteng.

Hari Nelayan Ramaikan Wani Dua

41

SULTENG RAYA – Perayaan Hari Nelayan yang dipusatkan di Desa Wani Dua Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala, Sabtu (6/4/2019) berlangsung meriah yang melibatkan sejumlah nelayan di pesisir pantai yang terhempas bencana alam tsunami 28 September 2018 itu.

Hari Nelayan yang dilaksanakan Dinas Perikanan (Diskan) Donggala, dihadiri Bupati Donggala, Kasman Lassa yang menyampaikan sambutan tanpa teks.

Bupati menjelaskan terkait berbagai upaya pemerintah dalam penanganan korban pasca bencana alam, antara lain pembangunan hunian sementara (huntara) yang sudah hampir selesai seluruhnya di beberapa lokasi.

Bupati juga memberikan apresiasi positif terhadap penyelenggaraan Hari Nelayan yang dikemas jajaran Diskan Donggala dengan baik, sehingga berlangsung lancar dan menarik.  Termasuk kehadiran para peserta perayaan Hari Nelayan yang tampil dengan berbagai kostum bercirikan aktivitas nelayan itu, tak luput dari pujiannya.

Bupati yang hadir dengan rasa gembira, juga menceritakan sekelumit tentang pantai Malambora yang menjadi tempat kegiatan ini. Ia bahkan menyanyikan sebagian syair lagu berbahasa Kaili yang berkisah tentang suasana Malambora di masa lalu.

Sebelumnya, Kepala Diskan Donggala, Ali Assagaf menjelaskan tujuan dari perayaan Hari Nelayan ini untuk menjaga semangat para nelayan agar tetap terjaga, khususnya pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami 28 September 2018.

Disamping itu, para nelayan diharapkan dapat lebih aktif dalam melaksanakan operasi penangkapan ikan dengan peralatan yang tersedia pada saat ini. Lebih khusus lagi, kepada para istri nelayan dapat mengembangkan kreativitas dalam mengolah ikan menjadi produk yang menarik.

“Kita tetap optimis untuk tetap berusaha menangkap ikan, walau pasca bencana,” tandas Ali.

Hari Nelayan yang dilaksanakan dalam cuaca panas terik itu, berlangsung meriah yang ditandai dengan berbagai lomba, antara lain gerak jalan santai, panjat pinang, perahu dayung dan tarik tambang perahu.

Termasuk dilakukan penandatanganan dokumen penyerahan perahu untuk nelayan Desa Wani Satu sebanyak 10 unit dan untuk nelayan Desa Wani Dua sebanyak lima unit, sehingga total 15 unit dari 20 unit yang merupakan bantuan PMI Surabaya. Adapun sisanya 5 unit belum selesai dikerjakan.

“Ini baru pertama kali dirayakan Hari Nelayan di Kabupaten Donggala, ” kata Ali menegaskan. WAH

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.