Perekat Rakyat Sulteng.

“Mari Berjuang Bersama Memenangkan Prabowo-Sandi”

Kampanye Koalisi Adil Makmur Di Morowali

82

SULTENG RAYA – Koalisi Adil Makmur Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno kembali menggelar kampanye terbatas dan tatap muka di dua lokasi, yakni di Gedung Serbaguna Achmad Hadie, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali dan Kolo Kelurahan Kolonodale, Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara, Jumat (22/11/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawes Tengah, Longki Djanggola, Ketua Tim Koalisi BPN Sulteng, Anwar Ponulele, Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Morowali, Ambo Dalle, Ketua DPD PAN Kabupaten Morowali, Syahruddin Attamimi, sejumlah pimpinan partai koalisi Adil Makmur dan ribuan simpatisan Prabowo-Sandi yang memadati lokasi kampanye.

Dalam sambutan pembuka, Ambo Dalle mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng Longki Djanggola, kemudian disusul ketua partai koalisi dan simpatisan pendukung Prabowo – Sandi, untuk meminta dukungan memenangkan paslon capres dan cawapres nomor urut 02.

“Hari ini kita berterimakasih kepada Bapak Drs H Longki Djanggola MSi yang telah hadir memberikan dukungan dan memberikan pencerahan yang tentunya hasilnya kita bisa lihat pada tanggal 17 april nantinya, terimakasih kepada seluruh pimpinan partai koalisi adil makmur yang telah hadir pada kampanye terbatas ini,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat Morowali jangan berhenti menyampaikan pesan bahwa pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 tetap berkomitmen untuk mencabut Perpres 20/2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA), dan menggantinya dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Karenanya, masyarakat Morowali untuk bisa memilih nomor urut 02 pada 17 April 2019 mendatang.

Ketua Koalisi Partai Amanat Nasional (PAN), Rusli Dg Palabi mengajak juga kepada masyarakat Morowali untuk ramai-ramai datang ke TPS pada 17 april 2019 memilih Paslon nomor urut 02.

“Saya mendukung Prabowo-Sandi dengan alasan keputusan mutlak yang diusul oleh DPD PAN karena kita menginginkan pemimpin yang kuat dan tegas, mari kita mendoakan bapak Prabowo Subianto dan bapak Sandiaga Salahudin Uno untuk menjadi Capres dan Cawapres 2019,” ujarnya.

Sementara perwakilan Partai Berkarya, Salim Bakulu berharap kepada masyarakat mengawasi dan memantau untuk mengantisipasi kecurangan yang terjadi, serta masyarakat dengan ikhlas untuk menjadi saksi pada Pemilu 17 april 2019 nantinya.

“Insya Allah Prabowo-Sandi menjadi Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.

“Dari perjalanan kami, ini Kabupaten yang ke delapan dan Kabupaten Morowali kami percaya merupakan masyarakat yang paling terbanyak untuk mendukung dan memilih Prabowo – Sandi pada saat pencoblosan nanti,” ujar Salim menambahkan.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk ikhlaskan hati menjadi saksi, awasi pemilu ini agar tidak terjadi kecurangan. Harapannya, masyarakat memilih caleg dari partai koalisi dan masyarakat Morowali untuk memilih nomor urut 02, jaga kekompakan pada 17 april 2019 dan menangkan Prabowo-Sandi.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola yang juga selaku pembina BPN Sulteng, meluruskan tentang beredarnya isu-isu negatif dan fitnah alias hoax yang dituduhkan terhadap Prabowo. Di mana difitnah itu yang beredar di publik, seperti group-group aplikasi WhatsApp dan sosial media. Oleh sebab itu, Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan isu tersebut.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah hadir di tempat ini, saya hadir di Kabupaten Morowali meluruskan berita fitnah, isu dan hoax yang kita dengar saat ini, kita harus berhati-hati jangan termakan hasutan, maka dari itu kita dukung Bapak Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno untuk memimpin negeri ini,” tutur Longki.

Ia mengaku sangat berterima kasih kepada masyarakat Morowali atas dukungannya, benahi saksi-saksi di TPS, dan tolong kepada seluruh masyarakat untuk menjadi saksi dan membantu mengawasi jalannya pemilu untuk mengantisipasi kecurangan yang terjadi.

Longki mengajak berjuang bersama untuk memenangkan Prabowo-Sandi.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan hasil-hasil dari lembaga survei ditayangkan di media massa maupun yang muncul di sosmed untuk menggiring opini publik. Banyak contoh kasus mengenai survei yang meleset.

“Ingat contoh kasus Gubernur DKI, kasus Ahok dengan Anies, begitu juga, bahkan Ahok 70 persen, Anies hanya 30 persen. Tapi apa yang terjadi, terbalik. Di putaran kedua Anies Sandi 70 persen, Ahok yang 30 persen. Itu apa artinya, saya hanya mengingatkan kita semua apa pun yang dilakukan jumlah manusia, tapi kalau tidak direstui oleh Allah SWT maka tidak akan terjadi,” jelas Longki.

Ia meyakinkan masyarakat bahwa yang harus menjadi catatan bagi semua pihak yang ingin memenangkan Prabowo – Sandi, tetap berjuang dan bergerak terus jangan terpengaruh dengan segala macam hambatan, segala macam hoax, segala macam cara yang meyakinkan seolah-olah mereka bisa menang. Tapi hasil survei bukanlah sesuatu yang pasti, bisa jadi hasil survei tersebut berdasarkan keinginan kelompok tertentu untuk menggiring opini publik.

Longki juga berterimakasih kepada masyarakat sangat bangga dan kompak untuk memenangkan Prabowo-Sandi di Kabupaten Morowali.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih melihat kekompakan masyarakat Morowali, kehadiran Tenaga Kerja Asing di Morowali ini luar biasa menjadi pembicaraan publik, untuk itu Perpres tentang TKA harus dicabut dengan cara memenangkan bapak Prabowo Subianto sebagai Capres dan bapak Salahudin Sandiaga Uno sebagai Cawapres, kita dukung penuh untuk menang khususnya di Kabupaten Morowali,” tandasnya. */ROA

Leave A Reply

Your email address will not be published.