Perekat Rakyat Sulteng.

Ahsan Pendaftar Pertama, Yasin Menyusul

Pilrek Unisa

15

SULTENG RAYA-Jelang dua hari penutupan pengembalian folmulir kesediaan sebagai kandidat calon rektor Universitas Alkhairaat Palu, baru dua orang muncul mengembalikan formulir, masing-masing Wakil Rektor I, Dr.Ahsan Mardjudo, menyusul  Wakil Rektor II, Dr Muhammad Yasin.

Wakil Rektor I, Dr.Ahsan Mardjudo lebih awal muncul sehari sebelumnya, di sekretraiat penitia bersama timnya. Doktor jebolan Universitas Brawijaya Malang ini menyerahkan berkas calon rektor dan formulir kesediaan  menjadi orang nomor satu di Universitas tertua di Sulawesi Tengah itu pada Selasa, (12/3/2019).

Dia datang tanpa didampingi tim pemenangan, mengenakan peci hitam dipadu dengan batik, pakar kelautan dan perikanan ini diterima oleh komisioner Panitia Pemilihan Rektor  bidang Analis data dan Verifikasi data Nanang Qosim dan Moh.Ansar.

Berikutnya  Wakil Rektor II, Dr Muhammad Yasin, menyusul Rabu (13/3/2019), Ia juga datang tanpa didampingi tim pemenangan dan ditemui langsung Ketua Panitia Pilrek Unisa, Husain Lationo.

Huasin menuturkan, pihaknya masih terus menunggu para calon kandidat sejumlah 23 orang yang sebelumnya sudah dikirimkan folmulir pengajuan kesediaan maju sebagai calon rektor. “Kita masih terus menunggu, hingga Sabtu (16/3/2019) pukul 00:00. Jika sudah tidak ada, kita tutup dan melanjutkan ketahap berikutnya, yakni penentuan Pemilu Raya,”ungkap Husain Lationo. Kamis (15/3/2019).

Sementara itu, secara terpisah,  Ahsan Mardjudo menuturkan, Ia bertekad maju untuk membawa Unisa lebih maju lagi dan melanjutkan program kerja rektor sebelumnya yang masih tertunda.

Mantan Dekan Fakultas Perikanan ini mengatakan, kedepan institusi Unisa dan seluruh Program Studi harus terakreditasi B. “Insya Allah, kalau Allah mengizinkan saya diamanahkan menjadi rektor, saya akan melakukan pembenahan secara menyeluruh, antara lain akreditasi institusi dan program studi, saya akan upayakan pada periode saya, semua terakreditasi B, ini tantangan buat saya dan saya suka tantangan,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan informasi dan teknologi harus dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan lembaga.  “Dalam rangka mensukseskan program Tri Dharma Perguruan Tinggi, semua sudah terangkum dalam visi misi saya sejak tahun pertama semua sudah saya jabarkan dengan rinci beserta target pencapaiannya,”katanya.

Sementara itu, Muhammad Yasin mengatakan, akan menguatkan program Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memperbaiki kesejahteraan Dosen dan staf yang ada.

Mantan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unisa Palu ini menjelaskan, bahwa kampus itu adalah tempat menuntut ilmu (kuliah) dan budaya, budaya dalam hal ini adalah membudayakan pengajaran yang berkualitas, membudayakan penelitian yang berkualitas, dan membudayakan Pengabdian di Masyarakat.

Hal yang sama terkait pembudayaan peningkatan kesejahteraan, kesejahteraan katanya harus bisa memanusiakan. Semua itu kata yasin, sudah ia rangkum dalam Visi Misinya, dan siap dilakukan dialog terkait penjabaran Visi Misi tersebut.

“Semua sudah terangkum dalam Visi Misi itu, terlebih kita sudah punya landasan yang sudah dibangun oleh semua rektor sebelumnya, tinggal memperbaiki apa yang harus diperbaiki dan melanjutkan apa yang sudah baik,”ungkapnya.

Ia juga mengatakan, siapapun nantinya yang terpilih sebagai rektor, ia tetap berada dibelakang rektor terpilih untuk menyuarakan hal tersebut. “Untuk ikut membesarkan Unisa Palu, tidak harus menjadi rektor, dalam posisi apapun bisa kita lakukan, yang terpenting ada niat membesarkan dan kita lakukan sebisa yang kita lakukan,”tambahnya. AMI

Leave A Reply

Your email address will not be published.