Perekat Rakyat Sulteng.

Keberlangsungan Koperasi Tergantung Anggotanya

Banyak Mati Suri

32

SULTENG RAYA – Keberadaan koperasi diharapkan mampu memberikan kontribusi perkembangan ekonomi masyarakat.

Sayanganya, koperasi saat ini, mulai berkurang bahkan harus tutup karena kurangnya aktivitas transaksi anggotanya sendiri.

Demikian dikatakan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil)  Sulawesi Tengah, Abdul Malik Bram, saat Rapat Koordinasi Hasil Audiensi Pimpinan Dekopin Seluruh Indonesia dengan Presiden RI, Joko Widodo kepada anggota koperasi di Sulteng di Jalan Hang Tuah Kota Palu, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya, keberlangsungan koperasi sangat bergantung pada aktifitas anggotanya melakukan transaksi di koperasi itu sendiri.

“Kita mulai dari diri masing-masing dulu sebagai anggota, kalau kita ambil uang di koperasi, kembangkan usaha, yah beli produk juga harus di koperasi, untuk di konsumsi sehari-hari seperti beras, gula atau hasil koperasi lain,” tuturnya dalam

Ia sangat menyayangkan kebiasaan anggota koperasi dewasa ini, lebih banyak menghidupkan usaha modern. Padahal, usaha modern merupakan saingan koperasi.

“Ini amanat dalam Undang-Undang bahwa koperasi harus tetap berjalan, kita wajib menghidupkan sendi-sendi yang dinilai vital mengembangkan koperasi.  Terkadang, kita sendiri jadi penyebab matinya koperasi, beli kebutuhan di ritel modern dan tempat lain yang tidak memberikan benefit untuk koperasi di sekitar lingkungan kita,” katanya.

Untuk memicu kebangkitan koperasi di Sulteng, pascabencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala (Pasigala), pihaknya berkomitmen menghidupkan koperasi  serta meminta pemerintah terus berkoordinasi terkait kebijakan-kebijakan terhadap koperasi.

“Kita sangat membutuhkan pemerintah sebagai instansi yang mendukung penuh program-program hebat dari koperasi di Sulteng. Anggota koperasi, jika mendapat kendala, segera konsultasikan, kami akan sampaikan langsung ke pemerintah mencari jalan keluar,” tuturnya.

Senada, Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Dinas Koperasi dan UKM Sulteng, Marjan Maguna, berjanji, bakal mengawal pengembangan koperasi di Sulteng.

Ia berjanji, bakal melaksanakan pelatihan, sifatnya menambah kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) anggota koperasi.

“Kita punya anggaran untuk itu, nanti akan dilakukan pembinaan hingga pelatihan,” tuturnya. RHT

Leave A Reply

Your email address will not be published.