Perekat Rakyat Sulteng.

Tiga Iven Nasional, Satu Iven Internasional

Program Promosi Wisata Tahun Ini

56

SULTENG RAYA –  Meski usai dilanda bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), tidak menyurutkan semangat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah terus melakukan promosi wisata di Sulteng.

Tahun ini, Pemprov Sulteng melalui Dinas Pariwisata Sulteng, berencana menyelenggarakan empat iven. Satu diantaranya, merupakan iven bertaraf internasional.

Iven nasional diantaranya, Festival Pesona Teluk Tomini, Festival Pulau Dua dan Festival Pesona Danau Tektonik Poso. Sementara, iven bertaraf internasional, yakni Internasional Fishing Tournament (IIFT) 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, I Nyoman Suriadijaya, mengatakan, pada pelaksanaan empat iven itu, pemerintah daerah mendorong melaksanakan sejumlah pertunjukan kesenian dan budaya di masing-masing daerah.

Menurutnya, Sulteng tidak kalah kaya akan kesenian dan kebudayaan dengan daerah lainnya di Sulteng. Hanya saja, keberadaan kesenian dan kebudayaan di Sulteng kurang terekspose. Sehingga, diperlukan sarana perkenalan melalui iven-iven.

“Sulteng punya pariwisata dan budaya yang tidak kalah bagunya dengan daerah lain. Ini yang harus diperkenalkan,” katanya kepada Sulteng Raya, Kamis (10/1/2019).

Festival Pesona Teluk Tomini dijadwalkan mulai 1 April hingga 10 April 2019 mendatang. Iven ini, kata dia, bakal dilanjutkan pada Oktober 2019 mendatang.

Sementara, Festival Pulau Dua dilaksanakan pada Oktober 2019. Sedangkan Festival Pesona Danau Tektonik Poso dilaksanakan pada 26 Agustus sampai 31 Agustus 2019.

Khusus, Internasional Fishing Tournament (IIFT) 2019 dilaksanakan di Kabupaten Banggai dan Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai tuan rumah telah dilaunching pada 2 Desember 2018 lalu dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Nusantara di Kabupaten Banggai. Iven IIFT ini, kata Nyoman, merupakan iven internasional kedua dilaksanakan di Sulteng setelah sebelumnya iven internasional Tour de Central Celebes (TDCC).

“Patut kita syukuri, Sulteng memiliki satu iven internasional yakni Tour de Central Celebes (TDCC,red). Nah, tahun ini ketambahan 1 iven internasional,” katanya.

Guna memaksimalkan kegiatan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten pelaksana.

Pasti, kata dia, pihaknya merencanakan ada atraksi spektakuler bisa memecahkan rekor muri, baik dari aspek seni dan budaya maupun industri kreatif.

“Iven nasional ada penilaian dari Kementerian Pariwisata. Jika kita bisa memasukkan salah satu diantara event dalam 10 top event, itu satu kebanggan buat kita semua, nantinya di umumkan 2020,” ujarnya.

Diketahui, Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) merupakan salah satu iven kebudayaan dan kesenian dilaksakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu sejak 2016 lalu. Iven ini merupakan salah satu iven bertaraf nasional di laksanakan di Kota Palu setiap September tahun berjalan. Namun, pascabencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi melanda Kota Palu, iven itu dipastikan tidak dilaksanakan lagi di 2019. RAF

Leave A Reply

Your email address will not be published.