Perekat Rakyat Sulteng.

Tekankan Peningkatan Akreditasi

Rektor Unisa Lantik Dekan Baru FAI

46

SULTENG RAYA- Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu, Dr. H. Hamdan Rampadio, SH. MH,  Kamis (10/1/2019) pagi, telah melantik Dekan baru Fakultas Agama Islam (FAI) Unisa Palu, Dr. H. Gafar Mallo. MHi, masa bakti 2019-2023, menggantikan dekan sebelumnya, Asbar Tantu, yang telah menyelesaikan masa jabatannya di bulan ini.

Usai pelantikan, Rektor mengucapkan banyak terimah kasih kepada dekan sebelumnya, Asbar Tantu, yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai dekan dengan baik, bahkan ditanganya dua Prodi di fakultas ini berhasil meningkat dari akreditasi C ke akreditasi B, yakni prodi Ekonomi Syariah dan prodi Ahwal Al-Syakhsiyah.

“Kepada Bapak Asbar Tantu, diberikan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terimah kasih atas dharma baktinya, ditangan beliaulah dua prodi di fakultas ini meningkat akreditasinya dari C ke B,”kata rektor.

Sementara untuk dekan baru, rektor menitipkan pesan, jika ada tugas penting yang harus dia laksanakan sebagai tugas pertama selaku dekan di Fakultas Agama Islam ini, yakni meningkatkan akreditasi dua prodi lagi, dari empat prodi yang ada di fakultas ini, yakni prodi Pendidikan Agama Islam dan Prodi Pendidikan Bahasa Arab, dari akreditasi C ke B, dimana dalam waktu dekat ini akan berakhir masa  akreditasinya.

Mengingat saat ini, universitas tengah mendorong semua prodi yang ada untuk meningkatkan akreditasinya untuk menopang akreditasi institusi, jika dua prodi yang ada di FAI tersebut dapat terakreditasi B, ditambah Prodi Agrobisnis Perikanan di Fakultas Perikanan juga dapat meningkat dalam waktu dekat, maka 50 persen lebih prodi yang ada di universitas ini telah terakreditasi B.  “Jika itu bisa berjalan dengan baik, maka akreditasi Institusi bisa kita tingkatkan,”ungkap rektor.

Selain itu, Ia juga berpesan kepada seluruh Civitas Akademika FAI Unisa, agar  membantu dekan barunya dalam menjalankan tugas-tugas di fakultas, sebab dekan tidak dapat berjalan sendiri tanpa ada bantuan seluruh Civitas yang ada di FAI, jikapun ada pergeseran pejabat di fakultas pasca pelantikan dekan baru, harus dimaknai sebagai sebuah kewajaran.

Sebab dekan baru tentu membutuhkan orang-orang yang dapat diajak bekerjasama dan tukar pikiran untuk memajukan fakultas.

Namun, yang tidak kalah penting kata rektor, siapapun dia, harus bisa memberikan rasa hormatnya kepada pejabat lama yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik. Karena kebiasaan tidak menghormati pejabat, apalagi mantan pejabat, itu bukan ajaran yang diajarkan oleh guru tua kepada murid-muridnya di Alkhairaat.

“Saya kira ini yang tidak kalah penting, saling menghargai dan menghormati, pejabat baru maupun pejabat lama, sama-sama kita harus hormati. Jangan menonjolkan diri sendiri sebagai yang terbaik. Kekurangan teman adalah kelebihan kita, dan kekurangan kita adalah kelebihan teman, sehingga penting untuk saling mengisi,”pesan rektor. AMI

Leave A Reply

Your email address will not be published.