Perekat Rakyat Sulteng.

Zonasi Belum Diterapkan Secara Utuh di Sulteng

41

SULTENG RAYA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Irwan Lahace, menuturkan, situasi dan kondisi saat ini di Sulteng belum memungkinkan untuk menerapkan sistem zonasi secara utuh pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019, terlebih lagi di daerah yang terdampak bencana seperti Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala).

“Untuk PPDB, memang sudah aturannya itu, bahwa memang sudah harus berlaku zonasi, tapi karena kita juga dalam keadaan begini, tentunya masih belum memungkinkan dilakukan, hal itu akan menjadi bahan laporan juga ke pusat, karena banyak sekolah yang rusak terdampak bencana, hal ini tentunya mempengaruhi jumlah siswa yang akan diterima oleh sekolah tersebut nantinya,”ucapnya, Kamis (10/1/2019).

Yang terpenting kata dia dari PPDB itu, adalah bagaimana semua anak di Sulteng bisa melanjutkan sekolah. Untuk itu, dirinya tidak terlalu mempersoalkan masalah zonasi. Sebab, untuk membangun sumber daya manusia di Sulteng, generasi penerusnya harus mengenyam pendidikan di bangku sekolah, karena pendidikanlah yang berperan memajukan sebuah daerah. Jadi, jangan sampai karena sistem zonasi diterapkan secara utuh, banyak anak yang tidak dapat melanjutkan sekolah, karena susah mencari sekolah.

Lanjutnya, Pasigala merupakan tujuan dari putra-putri Sulteng untuk menimbah ilmu. Banyak putra putri Sulteng yang bermimpi bisa melanjutkan pendidikan di ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini, olehnya jika sistem zonasi diterapkan secara utuh, maka akan banyak putra putri Sulteng yang tidak dapat mewujudkan impiannya, bahkan bisa saja mereka tidak dapat melanjutkan sekolahnya lagi.

“Kalau saya berpikir inti  dari PPDB, semua anak harus sekolah, saya tidak mau mempermasalahkan zonasi atau tidak, yang jelas untuk memajukan pendidikan di Sulteng ini, yang penting anak-anak sekolah,  jangan sampai ada anak yang tidak sekolah, kita kan agak repot ini. Walaupun telah dilanda bencana, Pasigala tetap menjadi tujuan belajar siswa dari daerah-daerah lain di Sulteng, sehingga jika zonasi diterapkan, artinya mereka yang berasal dari daerah kecil kemungkinan dapat melanjutkan pendidikan di Kota Palu,”tuturnya.

Selain itu, kata dia, seharusnya zonasi bukan hanya diterapkan pada PPDB, harus dipahami bahwa guru-guru juga seharunya ditugaskan sesuai dengan zonasi tempat tinggal mereka. Tujuan dari zonasi memang sangat baik, yaitu untuk mewujudkan pemerataan kualitas dan layanan pendidikan, hal itu sesuai dengan latar belakang dikeluarkannya regulasi mengenai zonasi. Olehnya secara perlahan aturan tersebut sedikit-demi sedikit akan diberlakukan secara utuh. ADK

Leave A Reply

Your email address will not be published.