Perekat Rakyat Sulteng.

Tiga Pelaku Jambret Ditangkap

Beraksi 30 Kali Di Palu

60

SULTENG RAYA – Anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulteng yang dipimpin AKBP Amin Rovi, berhasil menangkap tiga tersangka pencurian dan kekerasan (Curas) atau jambret yang selama ini meresahkan masyarakat kota Palu, Jumat (28/12/2018).

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hery Murwono menjelaskan, tersangka telah melakukan aksinya di 25 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah kota Palu. Setelah melalui upaya penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, petunjuk, bantuan penyelidikan melalui teknologi informasi dan informasi yang diberikan oleh masyarakat, tim Jatanras akhirnya dapat menangkap tersangka inisial IS alias UJ (19) yang beralamat di Jalan Miangas, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan.

Kronologis kejadian bermula pada Kamis (22/11/2018) sekitar pukul 22.00 Wita, pelapor atau korban jambret Gladys Piscillia (22) yang beralamat di Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru berkendara dengan berboncengan bersama temannya di Jalan Dewi Sartika, tiba-tiba dari belakang pelaku langsung merampas tas milik pelapor. Selanjutnya berdasarkan laporan polisi tersebut, pada Jumat (28/12/2018) petugas dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulteng berhasil mengungkap dan menangkap tersangka IS alias UJ dan pada Sabtu (29/12/2018) berdasarkan hasil pengakuan dilakukan pengembangan dengan menangkap tersangka TLP alias TRS (22) yang beralamat di Kayu Agung Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong.

“Dari penangkapan itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit Hp merk IPhone 6 Plus warna Grey dengan nomor IMEI : 35537-607-1764-190 beserta dosnya warna putih,” kata Kabid Humas saat merilis ketiga pelaku beserta barang buktinya, Rabu (9/1/2019) di Mapolda Sulteng.

Berdasarkan dari pengakuan tersangka IS alias UJ juga menyebut tersangka lainnya yaitu AAS alias AG (18) yang bealamat di Jalan Garuda Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, sehingga pada hari itu juga tersangka AAS alias AG diamankan beserta dengan barang bukti berupa 1 buah Hp merk Samsung J7 Pro warna Silver dan 1 unit Ranmor Roda 2 Merk Yamaha V-ixon.

“Hp merk Samsung J7 Pro warna silver adalah milik korban Ella Nurlaila (23) pekerjaan mahasiswa alamat Jalan Kimaja Lorong Bakso Kelurahan Besusu Barat Palu yang dirampas pada tanggal 14 Desember 2018 di depan SPBU Talise Palu,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan/penyidikan terhadap  tersangka IS alias UJ bersama AAG alias AG, mengakui selama 2018 telah melakukan perampasan barang atau penjambretan sebanyak 27 kali di berbagai tempat (TKP) di wilayah kota Palu, sedangkan tersangka IS alias UJ bersama TLP alias TRS sebanyak 3 kali.

“Adapun peran IS alias UJ dalam setiap aksi Curas yang dilakukannya adalah sebagai eksekutor yang mengambil/merampas barang dari korban, sementara AAS alias AG dan TLP alias TRS berperan sebagai joki atau pengendara motor yang ditumpangi IS alias UJ,” ujar Kabid Humas.

Sementara, ketiga tersangka saat ini ditahan di rumah tahanan Polda Sulteng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diancam sebagaimana pasal 365 KUHP Subsider pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. “Saat ini penyidik masih berupaya untuk mencari dan menemukan barang bukti lain sesuai TKP, sehingga kepada masyarakat apabila pernah merasa sebagai korban sebagaimana TKP tersebut diatas, agar melapor ke Polda Sulawesi Tengah sehingga memudahkan kepolisian untuk melakukan identifikasi barang yang diambil tersangka sekaligus apabila barang ditemukan maka memudahkan kepolisian untuk melakukan proses penyidikan,” tegas AKBP Hery Murwono didampingi Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari.YAT

 

TKP TERSANGKA DI PALU:

  1. Jalan Kerajalemba Palu.
  2. Jalan Wr. Supratman Palu.
  3. Jalan RE. Martadinata Kelurahan Tondo Palu.
  4. Jalan Soekarno Hatta (Bundaran STQ) Palu.
  5. Jalan Yos Sudarso Palu.
  6. Jalan Hangtuah Palu.
  7. Jalan Dewi Sartika Palu.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.